5 Syarat Pengembalian PPN ke Turis Asing

Ajat M Fajar, Jurnalis · Jum'at 02 April 2010 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2010 04 02 20 318748 oSumAHX54H.jpg Foto: Ade/okezone.com

JAKARTA - Pemerintah menetapkan lima syarat terkait pelaksanaan pemberian fasilitas pengembalian PPN yang sudah dibayarkan atas pembelian barang kena pajak di Indonesia yang kemudian dibawa oleh turis asing keluar daerah pabean Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Dirjen Pajak M Tjiptardo saat konferensi pers, di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, kemarin.

Pertama, pengembalian PPN atau value-added tax (VAT) refund kepada turis asing dimaksudkan untuk memajukan pertumbuhan perdagangan dalam negeri dan menarik lebih banyak wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia serta membelanjakan uangnya di Indonesia.

Kedua, dalam rangka mendukung pemberian fasilitas dimaksud, pemerintah telah menerbitkan peraturan Menkeu nomor 76/PMK.03/2010 tanggal 31 Maret 2010 yang mengatur tata cara pengajuan dan penyelesaian pemberian kembali pajak pertambahan nilai barang orang pribadi pemegang paspor luar negeri.

Ketiga, Ditjen Pajak telah menunjuk toko-toko ritel yang akan berpartisipasi dalam pemberian fasilitas pengembalian PPN kepada turis asing. Untuk tahap awal, toko-toko ritel yang berpartisipasi yakni Pasaraya Blok M, Sarinah Thamrin, Metro Pondok Indah Jakarta, Metro Plaza Senayan Jakarta, Keris Gallery Terminal II bandara Soetta, Batik Keris Discovery Shopping Mall Bali, Uc Silver Batu Bulan Gianyar Bali, Mayang Bali di Kuta Square Blok A nomor 12.

"Toko-toko ritel tersebut berpartisipasi dalam program pemberian fasilitas pengembalian PPN diwajibkan untuk memasang logo VAT refund for turis pada tokonya," ungkapnya.

Keempat, fasilitas pengembalian PPN pada prinsipnya diberikan ke turis asing atau pemegang paspor luar negeri yang berbelanja pada toko-toko bertanda khusus, yaitu VAT refund for turis.

Yang dimaksud dengan turis asing adalah orang pribadi yang memiliki paspor yang diterbitkan negara lain yang memenuhi syarat yaitu bukan warga negara Indonesia atau bukan permanen residence of Indonesia yang tinggal atau berada di Indonesia, yang tinggal tidak lebih dari dua bulan sejak kedatangannya atau bukan kru dari maskapai penerbangan.

Kelima, untuk menikmati fasilitas pengembalian PPN atas pengembalian barang bawaan, turis asing pun harus memperhatikan hal-hal seperti barang bawaan harus dibeli pada toko-toko yang memasang logo tersebut. Pada waktu pembelian pembeli harus menunjukkan paspor dan meminta toko untuk meminta faktur pajak khusus yang akan digunakan untuk klaim PPN.

"Barang yang dibeli harus yang kena pajak, jenis barang yang dikecualikan dari pemberian fasilitas pengembalian PPN yaitu makanan, minuman, dan produk-produk tembakau, senjata api, bahan peledak dan bahan yang dilarang dibawa di pesawat," jelasnya.

Kemudian, pembelian barang kena pajak di dalam satu struk pembayaran minimal Rp5 juta di luar PPN dengan nilai PPN yang dibayarkan minimal sebesar Rp500 ribu dan tercantum di dalam faktur pajak khusus.

Pembelian barang dilakukan dalam jangka waktu satu bulan sebelum keberangkatan keluar negeri. Barang yang dibeli harus dibawa keluar negeri dengan cara dibawa langsung oleh turis yang bersangkutan, bukan melalui kargo atau dengan jasa pengiriman lain lalu diperlihatkan kepada petugas VAT refund.

"Adapun vat refund dilakukan pada tanggal keberangkatan keluar negeri sesaat sebelum meninggalkan Indonesia. Untuk tahap awal pelaksanaan turis asing dapat mengajukan klaim VAT refund melalui counter VAT refund di Ditjen Pajak yang terdapat di bandara Soetta Jakarta dan bandara Ngurah Rai Bali," paparnya.

VAT refund akan dikembalikan melalui dua cara yaitu tunai dengan mata uang rupiah apabila memenuhi syarat, satu nilai pajak yang dimintakan pengembalian tidak melebihi Rp5 juta atau lebih dari Rp5 juta tetapi turis asing tersebut tidak dapat menyampaikan informasi yang dibutuhkan untuk pengembalian secara transfer, maka diberikan pengembalian secara tunai sebanyak Rp5 juta.

"Atas selebihnya juga dikembalikan. Transfer dilakukan apabila nilai pajak lebih dari Rp5 juta, informasi untuk pengembalian transfer yang dicantumkan pada nota persetujuan pengembalian kelebihan pembayaran PPN adalah nama, nomor rekening, nama dan tujuan transfer dan mata uang yang dikehendaki, transfer paling lambat dikembalikan satu bulan sejak klaim disampaikan," pungkasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini