Sandiaga Uno: 2020, Total Pengusaha Indonesia Bisa Melonjak 5%

Wilda Asmarini, Jurnalis · Minggu 11 April 2010 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2010 04 11 320 321396 fnJTVsXPxh.jpg Foto: Koran SI

JAKARTA - Target jumlah pengusaha Indonesia mencapai lima persen dari total penduduk pada 2020 mendatang dinilai memang suatu keniscayaan. Oleh karena itu, tidak ada cara lain selain langsung turun ke kalangan bawah, kalangan akar rumput (grassroot).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Muda Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sandiaga Uno usai menjadi pembicara dalam seminar Pesta Wirausaha 2010 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (10/4/2010).

"Tidak ada langkah lain, harus turun ke bawah, ke grassroot. Investasi di sumber daya yang lebih baik," ujar Sandi.

Menurutnya, target ini bisa tercapai bila ada sinergi dan kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat. Adanya komunitas sejumlah pengusaha pun akan turut membantu peningkatan jumlah pengusaha di Indonesia.

Sebelumnya, Sandiaga menuturkan proporsi pengusaha di Indonesia saat ini hanya 0,18 persen atau setara 400 ribu orang dari total penduduk Indonesia yang mencapai 200 juta jiwa.

"Dibandingkan Singapura, kita masih jauh tertinggal. Jumlah pengusaha di Singapura sudah mencapai 7,20 persen dari total penduduknya," ungkapnya.

Mengutip dari perkataan David McClelland, Sandi mengatakan suatu bangsa bisa disebut makmur bila jumlah entreprenuer (pengusaha) paling sedikit dua persen dari jumlah penduduk. Menurutnya, wirausaha ini penting karena dapat menciptakan lapangan kerja di mana 70 persen penyerapan tenaga kerja dihasilkan oleh wirausahawan baru.

"Untuk itu, penting juga untuk menerapkan asas pokok kewirausahaan seperti mampu dan berani dalam membuat putusan dan mengambil resiko. Selain itu, tekun, teliti, produktif, kreatif dan inovatif. Tapi yang paling penting yaitu kemauan yang kuat untuk bekerja sama dengan semangat mandiri," jelasnya.

(css)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini