Ditjen Pajak Sudah Tak Pungut PPN Restoran

Candra Setya Santoso, Jurnalis · Rabu 14 April 2010 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2010 04 14 20 322631 Dmv1W9N4s9.jpg Foto : okezone

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak menyatakan sudah menjalankan peraturan untuk tidak memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jenis makanan serta minuman cepat saji di restoran dan rumah makan.

"Begini, kalau masih diterapkan itu salah, itu daerah yang memungut bukan kami," ujar Dirjen Pajak M Tjiptardjo, saat ditemui wartawan, seusai rapat pimpinan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/4/2010).

 

Ditegaskannya, PPN untuk makanan cepat saji sudah tidak ada lagi sejak 2009 lalu. Pemungutan PPN di restoran semuanya sudah diserahkan ke daerah sesuai ketentuan UU PDRD.

Jenis restrubusi PPN tersebut sudah tidak dilakukan sejak Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD) disahkan.

Ke depannya, nama PPN pun diganti menjadi PB1 (pajak pembangunan satu), yang besarnya ditentukan oleh Peraturan Daerah (Perda) masing-masing. "Jadi, PB1 itu miliknya Pemda, namanya bukan PPN," pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, sedikitnya terdapat 17 jenis jasa akan terbebas dari PPN. Hal itu diatur dalam UU PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang disahkan.(adn)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini