nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Honda Motor Melonjak 95,9%

Yanto Kusdiantono, Jurnalis · Kamis 29 April 2010 09:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 04 29 213 327480 rrlPvdl18A.jpg Ilustrasi. Foto: Corbis

TOKYO - Produsen automotif terbesar kedua di Jepang, Honda Motor, kemarin mengumumkan laba sebesar USD2,87 miliar sepanjang tahun fiskal 2009 yang berakhir Maret lalu. Angka tersebut menunjukkan kenaikan 95,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Honda menyatakan, kinerja tahun fiskal 2009-2010 mengindikasikan naiknya permintaan seiring dengan pulihnya perekonomian setelah krisis 2008 silam.

Khusus untuk kuartal terakhir tahun fiskal 2009 (Januar-Maret 2010) laba Honda mencapai 72,1 miliar yen (USD770 juta), jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang merugi 180 miliar yen.

“Pendapatan kuartal terakhir naik 27,8 persen secara tahunan menjadi 2,2 triliun yen dipicu pertumbuhan penjualan sebesar 28,5 persen,” kata Honda di Tokyo seperti dilansir dari Reuters, Kamis (29/4/2010).

Pada tahun fiskal 2010-2011 Honda memperkirakan penjualan mereka mencapai 3,65 juta unit atau naik 6,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Target tersebut dipatok setelah melihat adanya perbaikan pasar di Amerika Serikat (AS) dan negara-negara berkembang termasuk China.

Sementara itu, produsen automotif AS Ford Motor Co melaporkan berhasil membukukan keuntungan USD2,1 miliar pada kuartal I-2010. Kinerja tiga bulanan sejak Januari-Maret itu lebih baik dibanding perkiraan semula sehingga menumbuhkan optmisme Ford menhadapi tahun ini.

Chief Executive Ford Allan Mulally menyatakan, hasil pada kuartal I menunjukkan bahwa produsen tersebut telah melakukan perputaran bisnis dan menjalankannya dengan baik.

“Mesin dasar pendorong bisnis kami telah menghasilkan produk, pangsa pasar, dan struktur biaya dengan performa lebih kuat di setiap kuartal,” kata Mulally dalam sebuah konferensi jarak jauh di Detroit.

Keberhasilan Ford membukukan laba didukung penjualan unit Volvo di Swedia kepada produsen China, Geely Automobile senilai USD1,8 miliar.  Ford juga mendapatkan berkah dari membaiknya persepsi publik terhadap produsen yang didirikan Henry Ford itu karena berhasil menghadapi krisis keuangan tanpa bantuan pemerintah seperti halnya General Motors (GM) dan Chryslers.

Hingga Senin pekan ini, pangsa pasar Ford di AS meningkat jadi 47 persen sejak awal 2010, naik hampir tiga kali lipat dibanding tahun lalu. "Dengan hanya hanya melihat angka-angkanya, saya menilai mereka punya kuartal fantastis. Tapi itu tidak akan mudah untuk menuju berkompetisi di Amerika Utara," kata analis Morningstar David Whiston.

Pada kuartal I-2010 Ford berhasil mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 38 persen, naik dua kali lipat dibanding pertumbuhan penjualan mobil keseluruhan. Sedangkan pangsa pasarnya meningkat jadi 16,8 persen, dibanding periode yang sama di 2009 yang hanya 14,1 persen.

Meningkatnya kinerja kuartal I-2010 mendorong Ford untuk meningkatkan proyeksi penjualan menjadi 12,5 juta unit dari sebelumnya 11,5 juta unit termasuk varian sedan medium dan truk.

“Khusus di Amerika Utara pada kuartal II kami akan menaikkan produksi sebanyak 625 ribu unit kendaraan atau naik 38 persen dibanding tahun lalu,” kata Ford.

Sementara itu, dalam ajang pameran mobil di Beijing, China, penyelenggara menyatakan telah berhasil menjual lebih dari 30 unit mobil super mewah senilai 150 juta yuan (USD21,9 juta).

Di antara mobil mewah yang terjual pada ajang tersebut adalah Bugatti Veyron sport yang dibanderol seharga 40 juta yuan. Tipe itu merupakan satu dari 300 unit yang dibuat terbatas di seluruh dunia.

Produsen lain yang berhasil menjual mobil mewah pada pameran itu adalah Maserati. Menurut Direktur Penjualan Maserati Gao Mengxiong, produsen  asal Italia itu telah menerima pesanan sebanyak 15 unit pada hari pertama dibukanya pameran untuk publik kemarin. Jumlah tersebut senilai dengan 375 juta yuan.

“Penjualan Maserati di China meningkat 50-80 persen sepanjang kuartal I-2010. Pembelinya rata-rata berumur 35-40 tahun atau 10-15 tahun lebih muda dibanding pemilik Maserati di negara lain,” katanya.

Selain itu, mobil mewah lainnya yang laku pada pameran itu adalah Lamborghini seri LP670-4 SV sebanyak tiga unit senilai 7,6 juta yuan, Spyker LM85 dan Aston Martin model terbaru.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini