nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah Alasan Anggito Mundur

Andina Meryani, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2010 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 05 20 20 334830 52IqqDkNwz.jpg Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu. Foto: Tangguh Putra/Okezone.com

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu buka suara terkait alasannya mengajukan pengunduran dirinya yang resmi di terima Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini.

Anggito sebelumnya digadang-gadang menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam enam bulan terakhir ini. Namun langkahnya justru terganjal hingga dua kali di mana akhirnya Presiden SBY menunjuk Anny Ratnawati untuk menjadi wamenkeu mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) baru Agus Martowardojo.

Hal ini adalah salah satu alasan kuat yang membuatnya mengambil keputusan untuk mundur sebagai proses untuk menjaga harga dirinya tanpa menghakimi pihak mana pun. Namun, alasan lainnya yang disebutkannya adalah dia ingin kembali mengajar di almamaternya, UGM Yogyakarta.

"Enam bulan ini kan saya seharusnya dinobatkan jadi wakil menteri keuangan, tetapi kan belum ada kepastian. Sekarang ini karena sudah ada wakil menteri keuangan yang definitif saya punya pilihan kembali ke UGM. Sudah 10 tahun kan (di Kemenkeu). Saatnya saya kembali. Ini suara hati saja, bahwa apa pun harus punya sikap tentunya, harga diri terhadap sesuatu. Saya tidak menghakimi siapa-siapa. Akhirnya ini proses yang harus diperbaiki," tuturnya saat dikonfirmasi wartawan terkait keputusannya untuk mengundurkan diri usai Sertijab Menteri Keuangan, di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (20/5/2010).

Menurutnya, keputusannya untuk mengundurkan diri itu sebenarnya sudah dibuat sejak pemerintah menyelesaikan penyusunan APBN-P 2010 lalu. Namun, karena Sri Mulyani sudah menyatakan mundur dari jabatannya pada 5 Mei lalu setelah memperoleh jabatan baru sebagai managing director Bank Dunia, Anggito pun bimbang.

Apalagi, ketika itu namanya disebut-sebut akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Sri Mulyani, dan bukan hanya sekadar menjadi Wakil Menteri Keuangan.

"Jadi sebetulnya sejak APBN-P saya sudah berniat mundur, tapi ibu Sri Mulyani-nya mundur duluan, saya jadi agak bimbang. Duluan saya sebenarnya, tapi saya tidak menungkapkan secara langsung. Tapi ini karena kerinduan saya kepada kampus," jelasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini