China Tetap Pertahankan Yuan

Achmad Senoadi, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2010 07:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 05 21 213 334893 QfbrOaau6l.jpg Yuan. Foto: Businessweek

BEIJING - Senior Koordinator Hubungan China Kementerian Keuangan AS David Loevinger mengatakan, krisis utang Eropa,suramnya pemulihan di AS dan Jepang semakin membutuhkan pelepasan peg atas yuan.

Seperti diketahui, China mulai mematok nilai tukar yuan terhadap dolar AS pada angka 6,83 yuan sejak pertengahan 2008.Kebijakan ini dikeluarkan untuk mengurangi dampak buruk krisis keuangan global terhadap perekonomian China, terutama kinerja ekspor.

Menteri Perdagangan China Chen Deming kembali menegaskan bahwa Beijing akan mempertahankan peg yuan. Dia mengungkapkan, kestabilan yuan tidak hanya melindungi pembangunan ekonomi dalam negeri. "Juga membantu pemulihan global," ujar dia seperti dikutip Xinhua.

Sementara itu, Penasihat Akademis Bank Sentral China (PBoC) Li Daokui menilai, desakan AS atas pelepasan peg yuan melemah sebab AS ingin kerja sama Washington dan Beijing lebih erat.

"Di luar semakin tingginya tekanan atas yuan dalam beberapa bulan terakhir, secara resmi kedua belah pihak menginginkan melepas tekanan atas nilai tukar dalam pertemuan (pekan depan)," kata Li kemarin.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini