Minna Padi Investama Kembali Batal IPO

Rheza Andhika Pamungkas, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2010 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 28 278 387530 TXwtLiWs1C.jpg ilustrasi. foto: corbis

JAKARTA - Niat perusahaan sekuritas lokal PT Minna Padi Investama untuk melakukan penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) sepertinya kembali tertunda untuk kedua kalinya.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyatakan secara tidak langsung bahwa IPO Minna Padi Investama telah batal karena menurut peraturan Bapepam Nomor IX A2, laporan keuangan perseroan sudah melewati batas waktu yang ditetapkan sehingga menjadi expired.

Hal ini dikatakan Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan (PKP) Sektor Jasa Bapepam-LK Nurachman kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung Bapepam-LK, Jakarta, Kamis (27/10/2010).

"Mereka (Minna Padi) sebenarnya sudah menyampaikan ke kita. Kita sudah memberikan waktu paling lambat 21 hari sesuai peraturan Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, untuk segera melakukan due dilligence dan menetapkan harga atas sahamnya. Tetapi karena mereka belum melakukannya dalam batas waktu yang ditentukan, maka secara automatis dianggap mengundurkan diri," jelasnya.

Memang sesuai dengan keputusan Bapepam-LK No IX A2 Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, Bapepam memberikan waktu paling lambat 21 hari bagi calon emiten untuk segera melakukan due dilligence dan menetapkan harga atas sahamnya. Jika calon emiten tidak dapat memenuhinya maka dianggap mengundurkan diri.

Padahal sebelumnya, PT Minna Padi Investama akan berencana melepas 300 juta lembar saham atau sekira 20 persen dari total saham perseroan dengan perkiraan dana sekitar Rp150 miliar. Dengan harga perdana bisa dibanderol seharga Rp300 per lembar. Sayangnya rencana tersebut kemudian batal untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah batal.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini