Bulan Ini, Pemerintah Efektif Bebaskan PPN Perbankan Syariah

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 28 Desember 2010 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 28 20 408026 pv98BcpY5G.jpg ilustrasi Foto: Koran SI

JAKARTA - Pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan mengenai penghapusan pajak bagi perbankan syariah. Adapun kebijakan tersebut adalah tidak lagi diterapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi transaksi syariah.

"Desember ini menteri keuangan telah mengelurkan kebijakan di syariah yakni tidak ada PPN bagi transaksi syariah yang dikenal sebagai mutabaah," ungkap Kepala Badan Kebijakan Fiskal Agus Supriyanto pada acara Konfrensi Pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (28/12/2010).

Menurutnya dengan dikeluarkanya kebijakan ini maka akan memberi keseimbangan antara perbankan syariah dengan perbankan konvensional. "Dasar kebijakan ini adalah untuk memberikan keseimbangan perbankan syariah dan konvensional," tambahnya.

Sebelumnya adanya kebijakan tersebut perbankan syariah dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dari total seluruh transakasi yang dilakukan sedangkan untuk perbankan konvensional tidak dikenakan pajak sama sekali.

"Perbankan syariah menanggung beban PPN 10 persen, sedangkan konvensional tidak, PPN ini merupakan underline transaksi seperti jual beli aset," pungkasnya.

Kebijakan ini sendiri sudah diwacanakan sejak April 2010 namun baru pada bulan Desember ini kebijakan ini dapat diterapkan. "Jadi nanti PPN yang telah kita tarik selama April-Desember akan kita kembalikan," pungkasnya. (adn)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini