nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan 1.000 Rusunami Dipercepat

Koran SI, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2010 07:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 12 29 320 408141 eluRmTqY6V.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berencana mempercepat program pembangunan 1.000 menara rumah susun sederhana milik (rusunami) pada tahun depan untuk mengejar target penyelesaian program tersebut pada 2014. Percepatan dilakukan melalui peraturan tata ruang dan zonasi untuk pembangunan rusun.

“Hal ini sudah dilakukan DKI Jakarta,tapi belum banyak disosialisasikan. Pelaksanaannya dengan memanfaatkan tanah dan aset negara maupun daerah, seperti yang sekarang dilakukan di Kemayoran,” ujar Deputi Menteri Perumahan Rakyat Bidang Perumahan Formal, Pangihutan Marpaung,seusai acara Refleksi Akhir Tahun Kemenpera di Jakarta.

Selain itu,Kemenpera bersama Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menyelesaikan peraturan pemerintah (PP) terkait perizinan pembangunan hunian. Dengan peraturan itu akan ada ketetapan satu standar khusus untuk masalah perizinan dan pembangunan rusunami di seluruh daerah.

Pemerintah juga akan merevisi PP Nomor 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan. Sejak pencanangan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007, program pembangunan 1.000 rusunami banyak menemui kendala.

Dari 1.000 menara yang ditargetkan hingga kini pemerintah baru menyelesaikan 117 menara pada 2010. Sejumlah rusunami yang dibangun di Jakarta, misalnya, sempat disegel oleh pemerintah daerah (pemda) lantaran dianggap tidak memenuhi standar.

Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa mengungkapkan, pemerintah akan menyelesaikan program ini,khususnya untuk pembangunan di DKI yang merupakan daerah padat.

Suharso berjanji,rusunami yang sudah ada pun tidak beralih menjadi apartemen. Penyediaan rumah, baik tapak maupun susun, bagi masyarakat berpenghasilan rendah telah menjadi wewenang dan kewajiban pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini