Image

Siap-Siap, Nilai Dolar Bakal Turun 30% Tahun Ini

Idris Rusadi Putra, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2011, 09:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 02 02 278 420834 0v3ZPehNDM.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Untuk tahun ini, nilai dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal melemah sekira 20-30 persen terhadap mata uang utama lainnya di dunia.

"Tahun ini, dolar AS akan melemah 20 sampai 30 persen terhadap mata uang utama di dunia. Penyebab pelemahan adalah printing money. Mau tidak mau, apapun mereka bicarakan, mereka akan cetak uang," ujar Vice President Research and Analyst Valbury Asia Futures Nico Omer Jonckheere dalam acara Launching Indonesia Financial Expo & Forum 2011 di FX, Jakarta, Rabu (2/2/2011).

Pada perdagangan Rabu (2/2/2011), nilai tuklar dolar tampak melemah atas mata uang lainnya. Sebaliknya, mayoritas mata uang utama dunia juga menguat atas dolar. Euro menguat ke 1,3835 per USD, pounds menguat ke 1,6176 per USD. Sementara yen melemah ke 81,465 per USD.

Sementara rupiah, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada akhir perdagangan Rabu (2/2/2011) menguat atas dolar ke Rp9.017 per USD, dibandingkan dengan hari sebelumnya yang ada di Rp9.042 per USD. Sementara menurut yahoofinance, rupiah menguat hingga ke Rp9.007,5 per USD, dengan kisaran perdagangan harian di Rp9.002,5-Rp9.012,5 per USD.

Dia menambahkan, naiknya dolar tersebut akan berdampak pada naiknya harga komoditas secara umum dan naiknya harga minyak. "Artinya defisit terus naik, harga minyak akan naik. komoditas secara umum akan naik," ujarnya.

Secara lantang dia mengatakan kalau Amerika sekarang ini benar-benar dalam keadaan bangkrut. "Amerika secara de facto bangkrut, jelas-jelas sangat bangkrut," tegas dia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini