Indeks Masih Terancam Melemah

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2011 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 22 278 427262 X4QzBC2Dhr.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan berada pada zona merah kendati telah menembus level psikologis 3.500 beberapa waktu lalu.

"Pada perdagangan kali ini, secara teknikal IHSG berada pada kisaran 3.470-3.530," ungkap Kepala Riset Batavia Prosperindo Securities Franco Sutedjowidjojo saat dihubungi okezone di Jakarta, Selasa(22/2/2011).

Franco menejelaskan faktor yang akan memicu melemahnya IHSG pada perdagangan kali ini dikarenakan harga minyak dan emas yang naik mengakibatkan para investor cenderung berinvestasi ke aset yang memiliki minimum resikonya.

Selain itu, faktor global inflation menyebabkan IHSG akan melemah pada perdagangan kali ini yang akan menyebakan kenaikan harga pangan dunia. Ditambah lagi dengan China yang menaikkan giro wajibn minimun (GWM) untuk kalangan perbankan sebesar 19,5 persen, sedangkan GWM Indonesia saat ini hanya sebesar delapan persen.

Seperti diketahui, IHSG, Senin (21/2/2011) sore ditutup melemah 3,86 poin ke 3.497,64. Indeks LQ45 naik tipis 1,36 poin atau 620,11 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun tipis 0,19 poin ke 499,66.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini