Regional Masih Merah, IHSG Pede Cetak 33 Poin

Andina Meryani, Jurnalis · Rabu 23 Februari 2011 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 23 278 427848 yodcMQigps.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampaknya mulai bisa melepaskan diri dari pengaruh negatif di bursa regional. Setelah terkoreksi di awal perdagangan, IHSG dengan percaya diri melangkah di jalur hijau pada sesi perdagangan pertama ini dengan mencetak 33 poin.

IHSG, Rabu (23/2/2011) sesi I ditutup menguat 33,08 poin atau satu persen ke 3.484,18. Indeks LQ45 naik 7,59 poin ke 617,81 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,27 poin ke 498,1 poin.

Nilai transaksi yang tercatat hingga siang ini sebesar Rp2,289 triliun dengan volume transaksi sebesar 1,816 miliar lembar saham. Sebanyak 122 saham menguat, 63 saham melemah, dan 84 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, investor asing masih dihantui kekhawatiran dan melakukan aksi net selling hingga Rp127,875 miliar. 

Bursa Asia hingga siang ini terpantau bergerak dua arah, namun masih didominasi oleh sejumlah pelemahan. Seperti indeks Nikkei 225 yang ambles 89,08 poin atau 0,84 persen ke 10.575,62 diikuti Hang Seng yang turun 99,53 poin atau 0,43 persen ke 22.891,28 dan Strai Times yang melemah 10,37 poin atau 0,34 persen ke 3.008,75.

Kepercayaan diri pergerakan indeks hingga siang ini ditopang oleh sektor pertambangan yang menguat hingga 55,5 poin, disusul sektor konsumsi yang naik 16,5 poin, dan sektor manufaktur 7,69 poin.

Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.600 ke Rp48.200, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp500 ke Rp20.100, serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp500 ke Rp15.750.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) di antaranya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp1.250 ke Rp9.750, PT Lippo Enterprises Tbk (LPIN) turun Rp125 ke Rp2.250, dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) turun Rp100 ke Rp1.650.(adn)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini