nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duta Graha Raih Kontrak Baru Rp320 Miliar

Widi Agustian, Jurnalis · Senin 28 Maret 2011 15:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 03 28 278 439690 AlUAnYTAEp.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) berhasil meraih kontrak baru senilai total Rp320 miliar per Maret 2011.

Perseroan memenangkan kontrak berupa proyek pembangunan gedung Pasar Mayestik di Jakarta Selatan senilai Rp170 miliar, Hotel di Bandung, Jawa Barat senilai total Rp78 miliar, peningkatan jalan Siberida-Batas Jambi senilai Rp32 miliar, pekerjaan pelebaran runaway Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru senilai Rp30 miliar dan Pembangunan Jembatan di Kota Padang senilai Rp10 miliar.

“Ini merupakan permulaan yang cukup baik bagi Duta Graha, Tahun ini kami menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp2,2 triliun,” Direktur Utama DGIK Dudung Purwadi dalam keterangan tertulisnya kepada okezone di Jakarta, Senin (28/3/2011).

Proyek pembangunan Pasar Mayestik rencananya selesai pada awal tahun 2012. Lingkup pembangunan proyek sembilan lantai tersebut meliputi, struktur gedung, arsitektur, mekanikal dan kelistrikan dengan total area seluas 53.285 meter persegi.

Sedangkan proyek pembangunan dua Hotel di Bandung, Jawa Barat berlokasi tepatnya di area Bandung Supermall seluas total 55,900 meter persegi. Proyek pembangunan tersebut sudah dimulai sejak 1 Maret 2011 dan ditargetkan akan rampung sekitar akhir tahun 2011.

Untuk Proyek Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Duta Graha melakukan kerjasama operasi (KSO) dengan sebuah perusahaan konstruksi swasta.

Duta Graha berpengalaman mengerjakan proyek–proyek gedung dan infrastruktur di seluruh Indonesia dari berbagai jenis proyek-proyek konstruksi, seperti gedung perkantoran, rumah sakit, hotel, gedung olah-raga, bandar-udara, mall, jalan, jembatan dan bendungan.

“Perseroan berpengalaman lebih dari 29 tahun untuk mengerjakan proyek-proyek gedung dan infrastruktur termasuk hotel-hotel berbintang di dalam dan luar kota Jakarta. Tahun lalu porsi pengerjaan proyek masih didominasi oleh proyek-proyek pemerintah sebesar 70 persen dan proyek nonpemerintah sebesar 30 persen,' tambah Corporate Secretary Johan Halim.

Beberapa proyek yang sudah dikerjakan perseroan adalah Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Mall Grand Indonesia, Airport Hasanuddin, Makassar, Sheraton Hotel di Lombok, Shangri-La Hotel di Surabaya dan Proyek kawasan terpadu di Natuna.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini