Naik Tipis, Harga Si Emas Hitam Stabil di USD117

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis · Jum'at 01 April 2011 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 01 213 441355 Cw3IuxbpKn.jpg Ilustrasi. Foto: Corbis

SINGAPURA - Harga minyak mentah kembali mengalami "pergolakan" dari sebelumnya USD117,26 per barel menjadi USD117,80 per barel. Harga ini menjadi harga tertinggi semenjak 7 Maret lalu.

Dilansir Reuters, Jumat (1/4/2011), harga minyak mentah Brent naik 10 sen menjadi USD117,26 per barel setelah sempat menyentuh angka tertingginya sebesar USD117,90 per barel. Bahkan pada Februari kemarin sempat menyentuh USD120 per barel.

Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah adanya laporan mengenai angka pengangguran pada pertengahan minggu lalu. Selain itu, kondisi pekerja di Timur Tengah banyak yang tidak produktif. Namun, perbaikan keadaan ekonomi di berbagai sektor, diharapkan akan semakin membaik.

Analis minyak mentah dari China, Serena Lim mengatakan, harga minyak menguat semenjak bulan lalu. Namun masih berpotensi menguat walaupun tidak terlalu signifikan.

Sekadar informasi, kondisi pasar keuangan di Amerika memang cenderung mengalami ekspektasi positif beberapa hari ini. Pasar keuangan sendiri sedikit banyak dipengaruhi oleh harga minyak mentah tapi para investor masih menunggu perkembangan gejolak politik di Timur Tengah.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini