nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komoditi Syariah Go Public Usai Lebaran

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Senin 08 Agustus 2011 18:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 08 08 278 489634 CCNEoUc8SP.jpg Ilustrasi. Foto: Corbis

JAKARTA - Tahap awal transaksi perdagangan komoditi berdasarkan prinsip syariah direncanakan melibatkan komoditi kopi baik arabika dan robusta, kakao, serta Crude Palm Oil (CPO).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Bihar Sakti Wibowo dalam acara Sosialisasi Fatwa MUI Nomor 82 tentang Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah, di Hotel Mandarin, Jakarta, Senin (8/8/2011).

"Saat ini masih dalam pembicaraan dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), mudah-mudahan usai Lebaran nanti bisa kami luncurkan," kata Bihar.

Transaksi tahap berikutnya, kata Bihar, kemungkinan akan melibatkan produk pertambangan seperti metanol, solar, aftur, dan batu bara. 

"Awalnya fatwa ini diperuntukkan pada produk perbankan syariah, baru kemudian pada produk korporasi dan ritel," imbuhnya.

Komoditi syariah ini nantinya akan menjadi unit khusus di BBJ. Bursa berjangka syariah ini akan menggunakan multiakad dalam kontrak dagang, di antaranya murabahah dan walakah.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini