JAKARTA - PT Benakat Petroleum Tbk (BIPI) menuturkan belum akan melepas kepemilikan sahamnya di PT Elnusa Tbk (ELSA).
"Sampai saat ini kita belum akan lepas sahamnya. ELSA itu asset bagus ko yang long term asset," ungkap Direktur tidak terafiliasi BIPI, Firlie Hannggodo Ganinduto, Jakarta, Senin (29/8/2011).
Adanya kecenderungan bahwa perseroan akan melepas saham ELSA, karena kedepannya perseroan akan lebih focus kepada lini bisnis oil dan gas.
Seperti diketahui, BIPI resmi menjadi pemegang saham kedua terbesar di PT Elnusa, Tbk (ELSA). Per 5 Juni 2010, BIPI tercatat memiliki 2.711.565.890 lembar saham ELSA atau menguasai 37,15 persen saham ELSA.
BIPI pertama kali mengumumkan rencana akuisisi saham ELSA pada tanggal 11 Februari 2010 dengan harga pembeliannya Rp 330,- per saham atau senilai total Rp894,82 miliar. Hal ini tertuang dalam Conditional Share Sale and Purchase Agreement (CSSPA) tertanggal 10 Februari 2010.
Kemudian BIPI dan PT Tridaya Esta (TDE) telah menyelesaikan pemenuhan syarat CSSPA pada 12 Maret 2010, atau lebih awal dari kesepakatan sebelumnya yang dijadwalkan pada tanggal 30 April 2010. Sehingga per tanggal 12 Maret 2010, BIPI telah memiliki 24,60 persen saham ELSA dengan menyetorkan Rp 592,5 miliar kepada TDE. Sisanya diselesaikan hari ini.
(Andina Meryani)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.