Kemenkeu Khawatir Blackberry Selundupan Marak

Idris Rusadi Putra, Jurnalis · Rabu 07 September 2011 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 07 20 499925 nsEH3ilDRp.jpg Ilustrasi: Kalkulator

JAKARTA - Pemerintah masih memikirkan dan menggodok mengenai aturan kenaikan pajak PPN BM (bea masuk) terhadap barang yang diproduksi di luar negeri tetapi pasarnya di Indonesia, misalnya adalah produk gadged canggih Blackberry.

Kepala BKF Bambang Brodjonegoro menjelaskan aturan ini masih dipikirkan kembali instrumen yang tepat agar tidak berdampak negatif terhadap negara. "PPN BM (bea masuk) dinaikkan takutnya penyelundupan makin tinggi, kita masih Instrumen yang tepat untuk ini," ungkap Bambang ketika ditemui di Kantor Kemenko, Jakarta, Rabu (7/9/2011).

Sebelumnya pemerintah merencanakan akan membuat sebuah aturan mengenai barang yang produksi di luar negeri tetapi konsumsinya di Indonesia dengan salah satu cara adalah dengan menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN).

Menteri Perindustrian MS Hidayat menjelaskan hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan investasi di Indonesia, di mana ini menjadi salah satu kendala investasi di Tanah Air. "Produksi tidak di Indonesia, tapi konsumsinya di Indonesia, nanti kita akan buat aturannya. Seperti Blackberry misalnya," ujar Hidayat.

Nantinya, menurut Hidayat aturan seperti ini akan meningkatkan investasi di Indonesia sehingga pertumbuhan perekonomian Indonesia tetap terjaga. "Ada PPN tambahan, sehingga orang tertarik untuk investasi di Indonesia," jelasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini