Share

Euro Terendah dalam 10 Tahun

Koran SI, Jurnalis · Selasa 13 September 2011 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 13 213 501926 tX22MxKOlL.gif Euro. Foto: Tradertech

TOKYO - Nilai tukar euro terus merosot ke level terendah akibat bertambahnya kekhawatiran atas kemungkinan default utang Yunani.

Pada perdagangan di Asia kemarin,euro berada di posisi 104,9 per yen,terendah dalam 10 tahun terakhir. Penurunan tersebut mengikuti tren pelemahan pada akhir pekan lalu di mana euro ditutup 105,35 yen. Selain melemah terhadap yen, euro juga lebih rendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yakni pada kisaran USD1,3594 dari sebelumnya USD1,3649; sedangkan nilai tukar dolar terhadap yen berada di level 77,48.

"Saat ini kami hanya memperhatikan kondisi Yunani. Kondisi tersebut semakin serius dan publik khawatir bagaimana masalah ini akan terungkap," ujar Senior Dealer Mizuho Corporate Bank Satoshi Tate di Tokyo seperti dikutip dari AFP.

Sentimen krisis utang Eropa yang tidak kunjung selesai, juga mendorong penurunan harga saham di Asia.

Komisioner Uni Eropa Bidang Ekonomi Olli Rehn mengatakan, tim ahli akan menuju Athena dalam beberapa hari berikutnya,untuk melihat dana talangan (bailout) baru setelah paket penyelamatan Yunani 2010.

"Setelah Yunani memenuhi persyaratan Uni Eropa dan IMF,saya berharap hasil tinjauan dari tim akan disimpulkan pada akhir September oleh Komisi Eropa,Bank Sentral Eropa (European Sentral Bank/ECB) dan IMF," katanya.

Sekadar diketahui, para pemberi pinjaman dari UE dan IMF telah meninggalkan Yunani awal bulan ini,karena menilai kurangnya kemajuan dari pemerintah Negeri Dewa-Dewa tersebut pada pengurangan defisit. (chindya citra)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini