Rusunawa Depok Beroperasi Pada 2012

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Selasa 11 Oktober 2011 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 11 320 513884 Dm1CmwGsVc.jpg Ilustrasi

DEPOK - Setelah terbengkalai sejak 2007, akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) dioperasikan pada 2012. Rusunawa yang terletak di Kampung Banjar Pucung RT 004/05 Cilangkap, Tapos, Depok itu akan mulai bisa ditempati pada semester II-2012.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, mengatakan kepastian itu diperoleh setelah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyerahkan asetnya tersebut kepada Pemkot Depok beberapa hari lalu. Dengan begitu, kata dia, warga Depok siapapun terutama kalangan menengah ke bawah tak usah pusing lagi memikirkan tempat tinggal.

"Rusunawa akan kami operasikan tahun depan. Kementerian PU telah menyerahkan asetnya itu kepada kami," ujarnya di Balai Kota Depok, Selasa (11/10/2011).

Kepala Dinas Permukiman dan Tata Kota, Nunu Heriyana menjelaskan, rusunawa yang akan dioperasikan hanya satu blok. Dua blok lainnya belum diserahkan oleh Kementrian PU.

β€œSatu blok yang berkapasitas 96 unit dengan empat lantai itu akan diperbaiki sehingga layak huni. Perbaikan dimulai pada semester pertama, yakni Januari-Juni. Selama perbaikan tersebut juga akan dilakukan sosialisasi. Pada semester kedua, pengoperasian Rusunawa dimulai,” jelas Nunu.

Biaya perbaikan atau renovasi rusunawa akan berasal dari APBD. Jumlahnya sekira Rp600 juta. Perbaikan itu berupa pengecetan, perbaikan instalasi dan perbaikan lainnya.

"Lantai pertama di blok satu sudah terisi penuh oleh calon warga yang ingin menyewa. Umumnya para penyewa itu karyawan berpenghasilan rendah. Biaya sewanya bervariasi antara Rp175 ribu sampai Rp250 ribu. Sewa lantai pertama paling besar dan lantai empat paling kecil Ini merupakan pendapatan untuk Kota Depok. Pendapatan itu berupa retribusi sewa Rusunawa," paparnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini