">

Menkeu: Kalau Profesional Silakan Bergabung dengan OJK

Idris Rusadi Putra, Jurnalis · Rabu 26 Oktober 2011, 09:17 WIB
https img okeinfo net content 2011 10 26 457 520469 bKqvpKNIKl jpg Menteri Keuangan Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

JAKARTA - Pemerintah berjanji akan lebih memperhatikan perasaan tidak nyaman pegawai Bank Indonesia (BI) maupun Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dalam perpindahannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menteri Keuangan (Menkeu) Agus DW Martowardojo menjelaskan, perpindahan pegawai ini akan menjadi fokus pemerintah ke depan jika RUU OJK ini lolos di sidang paripurna.

"Bagi pegawai ada rasa tidak nyaman, itu sangat kita pahami. Jadi di dalam membangun organisasi OJK, perasaan itu akan jadi perhatian kita," ungkap Agus ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10/2011) malam.

Lebih lanjut dia menjelaskan, para pegawai diberi kesempatan untuk bergabung dengan OJK, karena dileburnya Bapepam-LK dan pengawasan Bank Indonesia (BI). "Pegawai BI atau Bapepam yang akan dialihkan ke OJK, diberi kesempatan melalui proses penerimaan OJK, diseleksi lalu diterima, Atau nanti tetap menjadi pegawai BI tidak bergabung dengan OJK," jelasnya.

Walaupun demikian, Agus kembali menegaskan akan tetap menjaga perasaan pegawai yang ditransisi, dan dia mengingatkan bagi pegawai yang benar-benar ingin di OJK agar meminimalisir perasaan tidak nyaman ini.

"Pegawai BI, Bapepam-LK bagi yang betul-betul profesional dan merasa terpanggil menjadi pegawai di lingkungan OJK itu akan bergabung, kita akan menjaga transisi di sumber daya manusia ini," tutupnya. (mrt)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini