nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meraup rupiah dari alas laptop trendi

Anto Kurniawan (Sindonews), Jurnalis · Selasa 27 Desember 2011 12:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 12 27 450 547686 ILAeqImZ1M.jpg illustrasi dok. LapTopper

Sindonews.com - Melalui ide kreatif dan jeli melihat peluang, Juananda Sutan Assin kini serius mengembangan bisnis alas laptop yang diberi nama "LapTopper".

Produknya yang unik dan inovatif mampu menghasilkan omzet hingga Rp200 juta perbulan. Usaha yang dimulai dari hanya sekedar melihat kebutuhan dari rumah, saat sang anak selalu bingung menempatkan laptop, sehingga selalu menggunakan hard-cover magazine atau bantal sebagai alas laptop.

Hal inilah yang membuat ibu dua anak ini menuangkan ide untuk membuat alas laptop yang trendi juga nyaman dengan merek LapTopper. “Usaha kami ini dimulai dari hanya sekedar melihat kebutuhan kami dirumah. Maka mulailah kami merintis, selama tiga bulan melakukan research dan test models, penyesuaian ukuran, berat, model dan bahan baku. Kami mulai produksi hanya 50 pieces setiap pembuatan,” ujarnya kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (27/12/2011).

Sejak Desember 2007, perempuan kelahiran 11 Agustus 1960 ini melalui bendera PT Juara Radya Kencana mulai serius membuat bantalan alas laptop yang bertujuan supaya terdapat alat untuk penahan laptop agar bisa di pangku dengan nyaman.

Dengan menggunakan modal Rp50 juta untuk membeli mesin jahit. Selanjutnya, ia merekrut dua tukang jahit untuk mengerjakan desain bantalan. Sisa uang ia pakai buat membeli material seperti kayu, busa, dan kain pelapis. “Modal awal pada saat itu kurang lebih Rp50 juta untuk raw materials awal dan dokumentasi perusahaan dan hak paten karena kami melihat pentingnya hak paten untuk design ini,” jelas wanita yang akrab disapa Nana ini.

Saat ini, LapTopper tersedia dalam tiga ukuran yakni S (40 cm x 30 cm) yang dijual seharga Rp195 ribu, ukuran M (40 cm x 50 cm) dengan harga Rp250 ribu, dan ukuran L (40 cm x 60 cm) yang dijual dengan harga Rp285 ribu per unit. Dari desain ini ternyata mendapat sambuatan yang hangat dari para konsumen yang menurut Nana permintaannya terbilang tinggi.

Melalui pemasaran via website www.laptopperonline.com yang dipilihnya hal itu terbukti efektif. Kini pangsa pasar LapTopper tidak hanya sebatas Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Bali, tapi juga sudah merambah ke sejumlah negara. Untuk di Jakarta LapTopper sendiri bekerja sama dengan beberapa perusahaan/toko baik itu secara cash ataupun konsinyasi. Kini produk LapTopper dapat ditemui di Office2000, Chic Mart, Infinite Apple Shop, PaperClips, Global Teleshop, EMAx, Estore, Istore, hingga Kemang88.  (ank)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini