Hari Ini, ABM Investama Bayar Utang Rp344 M

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis · Selasa 17 Januari 2012 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 17 278 558523 P6K50S1fjy.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) telah melakukan percepatan pembayaran utang kepada sejumlah pihak sebesar Rp344 miliar pada hari ini.

Direktur Utama ABMM Andi Djajanegara menjelaskan pembayaran utang tersebut dilakukan kepada Bank DBS Singapura sebesar USD13 juta atau sekira Rp119 miliar dan kepada PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar Rp225 miliar di mana pembayaran utang ini merupakan realisasi dari rencana penggunaan sebagian dana hasil Penawaran Umum Perdana (Intial Public Offering/IPO).

โ€œSesuai dengan rencana semula, kami mengalokasikan kurang lebih 24 persen dari total dana IPO yang diperoleh ABMM untuk membayarkan utang kepada dua institusi perbankan. Sebagian pinjaman tersebut sebenarnya belum saatnya jatuh tempo, hanya kami mempercepat pelunasan pinjaman untuk memenuhi komitmen kami kepada para pemangku kepentingan kami terutama para investor. Karena percepatan pembayaran akan mengurangi beban bunga pinjaman dan memperkuat struktur permodalan ABMM, sehingga kami dapat mengoptimalkan dana yang ada untuk memperkuat bisnis anak-anak perusahaan kami,โ€ ungkapnya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Lanjutnya, pihak perseroan pun cukup puas dengan pencapaiannya di tahun 2011 yang diikuti dengan suksesnya penawaran dan pencatatan saham umum perdana ABMM.

Dia mengatakan, di tahun 2012 ABM melalui anak-anak usahanya akan secara terus menerus menyediakan solusi bisnis yang terkait dengan energi dari hulu ke hilir, yang mampu menghasilkan struktur biaya yang efisien, peningkatan profitabilitas dan kepastian akan usaha yang berkesinambungan.

Sekedar informasi, emiten yang bergerak di bidang penyedia solusi energi terintegrasi telah melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Desember 2011 yang lalu dan telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2,1 triliun dari hasil IPO.

Di mana sekira Rp1,5 triliun dari dana yang dikumpulkan diberikan kepada ABMM, sedangkan sisanya dikembalikan kepada Tiara Marga Trakindo (TMT) sebagai hasil divestasi TMT kepada publik.

Dari jumlah dana yang diterima oleh perseroan, selain digunakan untuk membayarkan utang Perseroan, sebesar 70 persen dari dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan ekspansi anak-anak usaha ABMM dan sisanya sebesar enam persen akan digunakan untuk modal kerja.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini