nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Honda Bangun Pabrik Rp3,1 Triliun

Sandra Karina, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2012 16:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 03 15 320 593883 X0SE6r8Yvy.jpg Ilustrasi. (Foto: okezone)

JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) membangun pabrik senilai Rp3,1 triliun di Kawasan Industri Mitrakarawang, Jawa Barat. Rencananya, pembangunan pabrik akan dimulai sebelum pertengahan tahun ini dan selesai 2014 mendatang.

Melalui pabrik barunya, Honda akan meningkatkan kapasitas produksi dari 60 ribu unit menjadi 180 ribu unit per tahun. Pabrik baru itu memiliki fasilitas produksi seperti stamping, press, welding, painting, assembling, vehicle quality, road test, car pool, dan engine plant.

Kapasitas pabrik baru tersebut ditargetkan bisa mencapai 120 ribu unit per tahun, sehingga total kapasitas produksi Honda menjadi 180 ribu unit per tahun. Pabrik baru itu akan menyerap sebanyak 2.000-5.000 tenaga kerja baru. Pabrik tersebut nantinya akan berada di belakang pabrik Honda yang sudah lebih dulu dibangun di lokasi yang sama.

Seperti diketahui, Honda telah memiliki pabrik yang memiliki kapasitas produksi sebesar 60 ribu unit per tahun. Pabrik itu telah memproduksi jenis mobil-mobil unggulan Honda seperti Jazz, CR-V dan Freed. Pabrik itu telah memperkerjakan sebanyak 3.600 orang tenaga kerja.

Selain memproduksi mobil, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 95 ribu meter persegi itu telah mengekspor berbagai komponen mobil seperti engine parts.

Managing Officer Honda Motor Co Ltd Hiroshi Kobayashi mengatakan, posisi Honda di Indonesia sangat penting untuk bisnis Honda secara global karena Indonesia merupakan pasar automotif terbesar di Asia Tenggara. Honda, kata dia, akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pabrik utama selain Thailand dan India.

Indonesia, lanjutnya, memproduksi mobil untuk pasar domestik dan juga ekspor ke berbagai negara di kawasan Asia Oceania. "Kami berharap, rencana ini tidak hanya memberikan pengaruh positif bagi bisnis Honda di Indonesia, tetapi juga untuk industri automotif di Indonesia secara keseluruhan," kata Hiroshi di sela jumpa pers di Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, Honda di Indonesia memiliki tempat tersendiri baik di segmen kendaraan sedan maupun SUV. Honda, kata dia, berada di urutan lima besar dalam hal penjualan mobil di Indonesia.

"Kandungan lokal Honda saat ini sudah mencapai 80 persen. Kami ingin mengawal investasi ini. Termasuk, dalam memperbaiki hambatan di dalam prosesnya. Saya ingin mereka tetap berkomitmen di Indonesia dengan menjadikan basis produksi dan ekspor ke kawasan Asia Tenggara," kata Hidayat.

"Setingkat demi setingkat dinaikkan ekspornya. Dalam kurun waktu satu sampai dua tahun ini infrastruktur dan manajemen kita itu juga dibenahi," ucapnya.

Melalui pabrik barunya tersebut, Honda akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kedua untuk Honda Brio. Honda sebelumnya telah memproduksi Brio di Thailand terkait program mobil ramah lingkungan di negara itu.

Hidayat menambahkan, keikutsertaan Brio dalam program mobil ramah lingkungan dilakukan Honda melalui pembangunan pabrik barunya di Indonesia. Saat ini, aturan terkait program mobil ramah lingkungan masih digodok oleh pemerintah.

Dia menambahkan, pada tahap awal, hasil produksi dari pabrik baru Honda akan diekspor sebesar 20 persen. Porsi itu, kata dia, bisa meningkat sesuai dengan penetrasi pasar.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Budi Darmadi menjelaskan, Honda Brio mulai dirakit untuk sementara di pabrik Honda yang lama pada tahun depan. Kemudian, kata dia, akan dipindahkan ke pabrik baru secara bertahap.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini