Laba ABM Investama Meroket 226%

Yuni Astutik, Jurnalis · Jum'at 30 Maret 2012 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2012 03 30 278 602582 Mk3VBHcXqL.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) mencatat kenaikan laba bersih 226 persen menajdi Rp415,74 miliar per 31 Desember 2011.

Seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (30/3/2012), pencapaian laba bersih ini melonjak lebih dari tiga kali lipat dari pencapaian 2010 sebesar Rp127,32 miliar. Lonjakan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan sebesar 47,70 persen atau Rp6,63 triliun pada Desember 2011, dibandingkan pencapaian pada periode yang sama 2010 sebesar Rp4,49 triliun.

Dikatakannya pula, ini tercapai berkat peningkatan marjin laba bersih yang dicapai perseroan. Di mana margin laba bersih naik menjadi menjadi 6,27 persen pada posisi Desember 2012 dibandingkan periode per Desember 2010 sebesar 2,84 persen.

"Pertumbuhan ini merupakan hasil dari model bisnis terintegrasi tambang batu bara yang ditopang secara kuat oleh segmen jasa kontraktor tambang, penyedia jasa kelistrikan, logistik terintegrasi, dan jasa engineering," kata Presiden Direktur PT ABM Investama Tbk Andi Djajanegara.

Segmen kontraktor pertambangan, diakuinya, telah memberikan kontribusi yang besar kepada pendapatan perseroan dengan kontribusi pendapatan terbesar yakni Rp2,955 triliun atau 44 persen terhadap pendapatan konsolidasi ABM.

Posisi kas dan setara kas pada Desember 2011 yang tumbuh 285,34 persen atau Rp1,67 triliun dibandingkan pencapaian 2010 sebesar dari Rp433,04 miliar. Posisi aset ABMM pada Desember 2011 pun meningkat signifikan 102,66 persen menjadi Rp9,88 triliun dari posisi Desember 2010 sebesar Rp4,89 triliun.

"Kuatnya posisi kas perseroan membuat ABM memiliki kemampuan yang tinggi untuk melakukan ekspansi usaha di 2012," tandasnya. (nia)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini