Share

Bisnis perlu perencanaan matang

(koran Sindo), Koran SI · Senin 02 April 2012 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 02 450 603779 5ntBOi0X9N.jpg ilustrasi Foto: Corbis

Sindonews.com - Kekuatan modal tetap menjadi yang utama bagi para pelaku usaha, khususnya industri skala kecil (rumah tangga). Tak jarang, industri yang mulai merangkak naik ini mendadak limbung dan jatuh lantaran tidak memiliki modal kuat.

Industri tahu di Jamurwonosari Wonocolo mungkin salah satunya. Pabrik rumahan yang pernah berjaya ini terpaksa tutup karena sepi pembeli. Pemilik pabrik bisa jadi telah melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi kompetitor maupun situasi tidak kondusif pasar.Namun karena kekuatan modal yang terbatas, membuat segala usaha sia-sia. Karena itu, para penguasaha kecil tersebut bermimpi bisa memperoleh pinjaman mudah, bila perlu tanpa agunan.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Sebab seringkali pengajuan pinjaman modal mereka kandas karena tidak ada barang berharga yang bisa manjadi penjamin. ”Perajin kecil seperti kami-kami ini kan modalnya terbatas. Sehingga sulit mengembangkan usaha. Apalagi kalau ada kebijakan kenaikan BBM. Karena itu kami berharap ada pinjaman mudah, syukur-syukur tanpa agungan,” pinta Rony perajin pot bunga di kawasan Ngagel.

Sementara itu, salah seorang mentor UKM, Petrus mengatakan, selain modal, hal utama dalam berbisnis adalah perencanaan usaha. Seringkali industri kecil gulung tikar karena tidak memiliki perencanaan yang matang. Baik dalam produk, SDM, pemasaran, analisa resiko maupun visi bisnis.

”Namanya berbisnis, kita mesti tahu apa keunggulan produk kita, termasuk SDMnya. Yang tak kalah penting adalah memiliki analisa resiko, misalnya kalau mengalami rugi bagaimana dan untung bagaimana. Semua harus terukur,” jelasnya. Pihaknya yakin, ketika perencanaan bisnis tersebut ada, maka siapapun mudah memberikan modal. Baik kemitraan maupun model lain.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini