2012, ABM Investama Targetkan Laba Rp1,03 T

Yuni Astutik, Jurnalis · Selasa 03 April 2012 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 03 278 604862 0AlYkcfLsp.jpg Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) menargetkan pertumbuhan laba pada tahun ini mencapai 150 persen menjadi Rp1,03 triliun dibanding laba pada 2011 yang sebesar Rp415,74 miliar.

"Kita harapkan pertumbuhan pendapatan naik 50 persen, dan diharapkan net income bisa tumbuh 150 persen," kata Presiden Direktur ABM Investama Andi Djajanegara, saat konferensi pers di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Dikatakannya, target tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan yang kuat dari anak usaha ABM. Salah satunya adalah keberhasilan PT Reswara Minergi Hartama (Reswara) dalam mendukung operasional perusahaan dibuktikan melalui kemampuan Reswara untuk mengamankan kontrak jangka panjang dengan pembeli utama.

"Resawara mulai mengoperasikan pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu juga sejalan dengan beroperasinya pelabuhan di lokasi tersebut," katanya.

Selanjutnya, didorong pula oleh pembangunan infrastruktur pertambangan batu bara di Aceh yang diharapkan rampung pada semester II-2013. Kedua tambang tersebut memiliki total cadangan batu bara sekitar 221 juta ton.

Pada kuartal pertama dalam dua tahun ini, Reswara melalui anak usahanya PT Tunas Inti Abadi (TIA) sudah menandatangani kontrak jual beli batu bara sebesar dua juta ton dengan Subham Corporation Pvt Ltd, India. Kontribusi pendapatan juga didukung anak usaha lainnya PT Cipta Kridatama (CK) yang bergerak di segmen jasa kontraktor tambang yang mencapai 40 persen atau Rp2,955 triliun selama 2011.

Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan juga didukung anak usaha yang bergerak di bidang jasa penyedia kelistrikan PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) yang membukukan penjualan Rp1,006 triliun per Desember 2011. "ABM dalam periode 2011-2015 menargetkan pertumbuhan rata-rata pendapatan akan mencapai 25 persen," tandasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini