Anak Usaha ABM Investama Kaji Ekspansi ke China

Yuni Astutik, Jurnalis · Selasa 03 April 2012 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 03 278 604920 FYLkrWgEyY.jpg Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya, PT Reswara Minergi Hartama mengaku sedang mengincar pasar China untuk penjualan batu bara.

Presiden Direktur ABM Investama Andi Djajanegara mengatakan, target produksi batu bara diperkirakan akan mencapai 5,5 juta ton pada 2012. Dari total produksi itu, sebanyak dua juta ton telah mendapat kontrak dengan perusahaan asal India.

"Kita sedang memasuki tahap negosiasi final ke China. Kita berharap sama, sisanya akan dijual ke negara-negara ASEAN misalnya Thailand, Filipina, dan Malaysia," katanya saat konferensi pers di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Reswara, saat ini sudah mengantongi kontrak jual beli batu bara sebesar dua juta ton untuk 2012. Kontrak itu diperoleh melalui perjanjian antara PT Tunas Inti Abadi (TIA), anak perusahaan Reswara, dan Subham Corporation Pvt Ltd, India.

Sekadar informasi, Reswara mempunyai dua lahan konsesisi batu bara seluas 7.000 hektare (ha). Saat ini, produksi pertambangan di Kalimantan Selatan sudah mulai berjalan.

Kapasitas produksinya sekira satu juta ton hingga dua juta ton. Sedangkan pertambangan di Aceh, mencapai empat sampai lima kali lipat dibandingkan dengan yang ada di Kalimantan Selatan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini