Bulog Jabar-Banten serap 5.000 ton/hari

(koran Sindo), Jurnalis · Jum'at 20 April 2012 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 20 450 615057 mmDdTZoWr2.jpg ilustrasi Foto: Tangguh Putra/Okezone

Sindonews.com – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar dan Banten optimistis serapan gabah dan beras pada musim panen raya kali ini bisa melampaui target 300 ribu ton. Kepala Perum Bulog Divre Jawa Barat dan Banten Usep Karyana mengatakan, selama musim panen raya, Perum Bulog mampu menyerap beras dan gabah berkisar 4.500-5.000 ton per hari.

Pencapaian tersebut setelah pemerintah menetapkan harga pokok pembelian (HPP) gabah kering giling (GKG) menjadi Rp6.600 per kg. “Ketetapan harga beras dan gabah yang diterbitkan pemerintah membuat serapan Bulog lebih optimal,” ucapnya, kemarin.

Menurut dia, suplai beras dan gabah yang melimpah dibarengi tingginya harga beli membuat petani memilih menjual beras dan gabahnya kepada Perum Bulog. Stabilitas harga beras dan gabah di sentra panen juga cukup stabil.

Hal itu meminimalisasi gejolak jual beli beras dan gabah di tingkat petani. Berbeda dengan beberapa tahun lalu,rendahnya HPP beras dan gabah membuat petani lebih memilih menjual berasnya kepada pengumpul. Upaya lain yang telah dilakukan Bulog yaitu menambah jumlah satgas Bulog di lapangan. Mereka disebar ke sejumlah sentra beras di Jabar untuk menyerap beras petani. Mereka disebar melakukan jemput bola mengingat luas lahan panen masih cukup banyak.

Selain menyebarkan satgas ke sejumlah lokasi, Bulog juga bermitra dengan perusahaan penggilingan,penyerapan, juga melibatkan mitra lainnya seperti HKTI dan KTNA. Menurut dia, serapan dilakukan merata ke semua kawasan atau sentra padi di tujuh Sub Divre Bulog di Jabar yakni Ciamis, Bandung, Subang, Karawang, Cianjur, Indramayu, dan Cirebon.Kawasan pantura dan Karawang masih menjadi andalan Bulog melakukan serapan beras dan gabah.

Hingga kemarin, serapan Bulog Divre Jabar dan Banten telah mencapai 158.000 ton beras. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat sampai akhir panen raya pada awal Mei 2012. “Kami optimistis target serapan untuk panen raya sebanyak 300 ribu ton akan tercapai. Saat ini, serapan kami telah melewati 50 persen dari target serapan panen raya,” ucapnya.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini