Unipa cetak guru enterpreneur

Arief Ardliyanto (Koran Sindo), Jurnalis · Minggu 29 April 2012 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 29 450 620575 zIqIMWxgGc.jpg Ilustrasi

Sindonews.com - Pengembangan enterpreneur di tingkat mahasiswa terus dikembangkan. Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya akan memaksimalkan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk menekuni dunia enterpreneurship.

Hal ini dilakukan karena selama ini LPTK terlihat kurang maksimal dalam mengembangkan mahasiswanya. Untuk itu, Unipa mulai membekali para mahasiswanya dengan skill kewirausahaan atau enterpreanurship.

"Kita ingin para lulusan yang ada bisa bekerja dengan maksimal, sehingga Unipa perlu mengadakan workshop rutin setiap Sabtu Genap (SE-SAGE) sebulan sekali," kata Wakil Rektor IV, Widodo M Kom, Minggu (29/4/2012).

Dia menjelaskan, dalam realita di lapangan banyak lulusan LPTK yang menjadi guru tidak dapat berfungsi secara optimal. Artinya, banyak guru bekerja hanya sesuai dengan bidang pekerjaannya (Kopetensinya, red) saja tanpa memaksimalkan bakat enterpreneur yang telah dimilikinya. "Jadi sayang jika guru yang mempunyai bakat enterpreneur tidak dimanfaatkan hanya karena alasan menjadi tenaga pendidik saja," ucapnya.

Widodo menyatakan sudah saatnya para lulusan LPTK dapat memaksimalkan bakat enterpreneurship yang mereka peroleh di kampusnya. Menurut dia, dengan persaingan kerja yang keras diharapkan para lulusan LPTK Adibuana dapat bersaing dengan lulusan LPTK lainnya. "Saya yakin dengan workshop rutin SE-SAGE mahasiswa Unipa dapat bersaing dengan lulusan lain yang ada di tanah air," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kewirausahaan Unipa, Teguh Purwanto menyatakan, untuk mencetak agar lulusan Unipa dapat bersaing dengan lulusan LPTK lain, pihak kampus telah menyusun beberapa tahapan kepada mahasiswa dalam mengikuti workshop SE-SAGE. Tahapan ini meliputi, tahap basic (dasar), middle (menengah) dan advance (lanjutan). "Jadi tiga tahapan ini yang kita siapkan dalam membentuk mental enterpreneurship mahasiswa Unipa," tegasnya.

Kedepan Dosen Pembantu Kopertis (DPK) di Fakultas Ekonomi (FE) Unipa ini berharap supaya workshop kewirausahaan SE-SAGE dapat diikuti rutin oleh mahasiswa Unipa. "Memang untuk ke jenjang yang lebih tinggi (Advance, red) butuh sebuah pengorbanan, sehingga niat dan kesungguhan mahasiswa perlu dibuktikan," katanya.

Sementara itu, salah satu peserta workshop kewirausahaan SE-SAGE, Dhiro Mufidah mengungkapkan, dirinya mengapresiasi pihak kampus dalam menyelenggarakan workshop secara rutin. Menurutnya, dengan adanya workshop rutin dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa dalam menjadi seorang enterpreneur.

"Saya baru tahu untuk menjadi seorang enterpreneur handal dibutuhkan sebuah ilmu dan ini yang menjadi motivasi saya mengapa harus mengikuti workshop," ucapnya singkat. (bro)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini