Share

9 PJBG tambah pendapatan negara USD607,9 Juta

(Okezone), Jurnalis · Selasa 08 Mei 2012 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 08 452 625773 gkhkuCU2sB.jpg ilustrasi Foto: Heru Haryono/Okezone

Sindonews.com - Enam Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dengan peruntukan bagi lifting minyak bumi, kelistrikan, dan industri dengan total volume kontrak sebesar 5.040 Triliun British Thermal Unit (tbtu).

Enam perjanjian tersebut diperkirakan memberikan tambahan pendapatan negara untuk tahun 2012 sebesar USD465,13 juta. Total tambahan pendapatan negara sampai akhir kontrak diperkirakan sebesar USD7,09 miliar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Penandatanganan perjanjian ini menjadi tonggak awal perubahan di industri gas bumi. Ditandai dengan meningkatnya kemampuan pasar domestik untuk membeli gas bumi dengan harga yang lebih tinggi,"  kata Kepala BP Migas Priyono saat menghadiri PJBG di Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Selain itu, ditandatangani juga tiga kesepakatan bersama perubahan harga gas bumi untuk kelistrikan, pupuk, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tiga kesepakatan itu diperkirakan dapat memberikan tambahan pendapatan negara tahun 2012 sebesar USD142,77 juta.

Total tambahan pendapatan negara sampai akhir kontrak diperkirakan sebesar USD447 juta dan total tambahan pendapatan negara pada tahun 2012, diperkirakan sebesar USD665,6 juta.

Rinciannya, enam PJBG dan tiga kesepakatan bersama yang ditandatangani pada 8 Mei ini menyumbang USD607,90 juta. Sebagai perbandingan, dua PJBG yang ditandatangani pada tahun 2011 berkontribusi USD39 juta.

Tiga PJBG yang dalam proses negosiasi diperkirakan sebanyak USD18,7 Juta, tiga PJBG masih dalam proses negosiasi, Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) dengan PGN, volume kontrak 18 bbtud. PHE WMO dengan Petrokimia Gresik, volume kontrak 22 bbtud dan Pertamina EP dengan Arthindo dengan volume kontrak 6 bbtud.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini