Disperindag Bandung kesulitan data UMKM

(koran Sindo), Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2012 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 18 450 631310 1LtEXtgR6E.jpg ilustrasi Foto: Corbis

Sindonews.com - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Bandung Barat mengakui masih banyak UMKM yang belum terdata.

Ini dikarenakan faktor tidak melapornya si pelaku usaha serta kesulitan pendataan mengingat biasanya penggiat UMKM fluktuasi ada yang muncul tapi ada juga yang gulung tikar.

“Pendataan pelaku UMKM khususnya yang usaha mikro sulit dilakukan karena banyak dari mereka yang muncul, tapi tidak bertahan lama lalu gulung tikar,” ujar Kepala Bidang UMKM, Disperindagkop KBB,Agus Rudianto kepada SINDO,kemarin.

Menurutn dia, UMKM terbagi atas Usaha Menengah,Kecil, dan Usaha Mikro. Dari ketiganya usaha mikro adalah yang paling fluktuatif jumlahnya karena jumlahnya dinamis. Saat ini di Bandung Barat terdapat sekitar 2.121 Usaha Kecil, Menengah,dan Mikro.

Dari jumlah tersebut berdasarkan klasifikasinya usaha Mikro jumlahnya paling banyak. Sedangkan Usaha Kecil ada 50 pelaku dan Usaha Menengah ada 65 pelaku.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini