Share

Presiden Apresiasi Kinerja BPK

Misbahol Munir, Okezone · Rabu 30 Mei 2012 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 30 20 638483 5AiBW3yhOO.jpg Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - Preisden Susilo Bambang Yudhono (SBY) memberikan apresiasi pada kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang telah memeriksa laporan keuangan pemerintah. BPK memberikan laporan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada laporan keuangan pemerintah.

Presiden SBY dalam pidatonya di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (30/5/2012), mengatakan pemerintah harus melakukan perbaikan. Menurutnya, pencapaian kinerja laporan keuangan pemerintah telah mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. "Meskipun saya belum puas betul, karena kita masih bisa berbuat lebih baik lagi," kata dia

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurutnya, dengan adanya laporan ini, maka dapat ditentukan mana yang harus dibenahi oleh pemerintah. "Terhadap itu semua pimpinan dan wakil pimpinan BPK, terimakasih atas kerja keras BPK dalam melaksanakan tugas memeriksa keuangan kami, melakukan audit terhadap penggunaan keuangan negara," tutur dia.

Menurutnya, BPK tidak hanya melakukan penindakan berupa temuan-temuan, yang jika berkomplikasi pada hukum akan ada penegakan hukum. "Kalau berimplikasi pada administrasi yang tidak tertib, tentu ditindaklanjuti dengan penertiban administrasi," jelas dia.

Selain itu, dia mengapresiasi apa yang dilakukan BPK dalam wilayah prevention. "Saya suka itu karena bisa saja ada kesalahan di jajaran pemerintahan di pusat maupun daerah. Ada kesalahan, ada ketidakpahaman, ada kelalaian dengan upaya prevensi yang dilakukan BPK negara bisa mencegah terjadinya kekeliruan atau penyimpangan itu," urai dia.

SBY menambahkan, banyak pejabat pemerintah yang memang tidak paham, tidak tahu kalau itu keliru. "Kalau itu salah. Mari kita cegah jangan sampai mereka salah. Kalau sudah salah menjadi bermasalah," kata SBY.

"Saya senang dan mengucapkan terimakasih dengan sikap seperti itu. Kami ingin terus terang ingin berbuat sebaik mungkin mencegah kesalahan mencegah kekeliruan. Meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan kami," tambah dia.

Selain itu, SBY mengatakan BPK telah mengadakan penyuluhan mengenai penjelasan terhadap laporan keuangan pemerintah. Dia berharap pemerintah dapat mempertahankan 67 laporan yang sudah berstatus wajar tanpa pengecualian (WTP). "Jaga, pertahankan, jangan turun tingkat. Yang masih wajar dengan pengecualian ada 18 seingat saya, perbaiki, naikkan, tingkatnya. Masih ada waktu," tutur dia

Sedangkan untuk dua instansi disclaimer, dia berharap dapat segera dibereskan. "Dengan demikian akan menjadi bagus dari disclaimer misalkan naik ke WDP, dan suatu saat menjadi WTP," tukas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini