Pengiriman LPG ke pangkalan dibatasi 50%

Bramantyo (Okezone), Jurnalis · Selasa 12 Juni 2012 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 12 450 645991 BXBpvqqqcl.jpg ilustrasi Foto: Okezone

Sindonews.com - Kendati pihak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Solo mengklaim tidak ada pembatasan pengiriman LPG ketingkat pangkalan, namun beberapa pangkalan LPG besar di Solo, Jawa Tengah, tepatnya di Jungke mengaku dibatasi pembelian LPG yaitu hanya 50 persen setiap harinya.

Praktis, dengan kondisi tersebut, pemilik Pangkalan juga terpaksa melakukan pembatasan LPG di tingkat pengecer. Tiap orang hanya diperbolehkan membeli satu hingga tiga tabung LPG 3 kg.

"Kalau tidak dibatasi bisa-bisa masyarakat umum tidak kebagian LPG. Lah, kita sendiri ya dibatasi agen," jelas Prijo Santoso, salah satu penyalur LPG di Jongke, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, kepada okezone di sela-sela melayani penjualan LPG, Selasa (12/6/2012).

Kondisi serupa juga terjadi di pengecer lainnya di Jongke. Bahkan ada pangkalan yang membatasi masyarakat hanya diberi jatah satu tabung per orang.

"Biar merata mas. Kalau tidak dibatasi bisa-bisa ada yang memanfaatkan," ucap Imam Taufik, penyalur LPG.

Meskipun demikian, pengiriman LPG dibatasi dan penjualan LPG yang dilakukan tiap-tiap pangkalan juga melakukan pembatasan masyarakat yang membeli LPG, namun pihak pangkalan tidak menaikkan harga jual gas LPG, Rp13.000 pertabungnya.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini