Pembinaan 8.000 IKM Blitar tak maksimal

Solichan Arif (Koran Sindo), Jurnalis · Kamis 14 Juni 2012 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 14 450 647485 0sOhuRzfpT.jpg ilustrasi Foto: Koran Sindo

Sindonews.com - DPRD Kabupaten Blitar menilai pemerintah daerah belum memberikan pembinaan maksimal terhadap  Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada. Selain jumlahnya yang mencapai 8.000 lebih, IKM merupakan pelaksanaan konsep ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya.

“Sementara bagi masyarakat keberadaan IKM ini sangat penting, “ujar Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Karyono kepada wartawan, Kamis (14/6/2012).

 

Dalam faktanya IKM cukup membantu pemerintah dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan. Keberadaan IKM mampu membuka lapangan kerja baru. Artinya IKM secara langsung mampu menekan angka pengangguran.  Namun, dengan minimnya pembinaan secara langsung, kata Karyono banyak IKM  yang tidak bisa berkembang.

Bahkan jika terus dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan akan berakhir pada situasi pailit atau gulung tikar. “Bahkan terkesan stagnan tidak ada perubahan yang berarti, “terangnya.

Informasi yang diterima legislatif, tidak maksimalnya pembinaan lebih dikarenakan masih minimnya alokasi anggaran yang diberikan. Dalam satu tahun anggaran, alokasi dana pembinaan untuk IKM hanya Rp1 miliar.  “Namun kita masih mengkaji lagi apakah benar faktor minimnya pembinaan karena kurangnya anggaran?, “paparnya.

Sementara secara terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Maulan membenarkan jika faktor utama kurang maksimalnya pembinaan dikarenakan minimnya anggaran untuk IKM. “Anggaran yang ada tidak sebanding dengan jumlah IKM yang ada,“ujarnya.

Alokasi yang ada tidak hanya diperuntukkan sebagai pinjaman modal. Tapi juga digunakan untuk peningkatan skill atau kapasitas. “Yang selama ini terjadi, dana yang ada tersedot habis untuk pinjaman modal. Karenanya kita berharap ada pertambahan anggaran untuk melaksanakan aktivitas pembinaan, “pungkasnya.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini