Share

Berkat Pemilu Yunani, Euro Catat Penguatan Tertinggi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 18 Juni 2012 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 18 213 649078 GW8z60N9j2.gif Ilustrasi. (Foto: Corbis)

SYDNEY - Hasil pemilu Yunani berakhir dengan kemenangan partai yang pro akan pemberian dana talangan. Akibatnya, nilai tukar euro terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mampu menguat. Penguatan euro, bahakan menjadi penguatan tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Mata uang euro naik menjadi USD1,2747 per euro, dari sekira USD1,2655 per euro pada akhir pekan kemarin. Namun, dengan rendahnya volume perdagangan, seakan menunjukkan bahwa para pedagang masih berhati-hati mengenai masa depan zona Eropa.

Secara teknis, euro telah menembus resisten di USD1,2670 per euro, dengan level support berikutnya berada di USD1,2745 per euro. Selain dari dolar AS, euro juga tercatat naik dengan yen Jepang. Sementara Dolar AS naik tipis menjadi sekira USD78,90 per yen, dari sebelumnya USD78,65 per yen pada akhir akhir pekan kemarin.

Mata uang ini juga rally dengan mata uang dolar Australia dan Selandia Baru sampai pada tingkat tertinggi dalam lebih dari sebulan. Aussie menguat menjadi USD1,0124, dari sekira USD1,0048.

"Masih ada beberapa ketidakpastian tentang apa yang dilakukan pemerintahan baru untuk perekonomian, dan pasar sedang menunggu kejelasan tentang itu," kata ekonom Commonwealth Bank of Australia, Peter Dragicevich, seperti dilansir dari Reuters, Senin (18/6/2012).

"Namun pemilihan tersebut, tidak berpengaruh terhadap permasalahan pada perbankan Spanyol dan perlambatan perekonomian di kawasan eruo. Jadi kami tidak melihat perubahan yang berarti pada zona euro," tambah dia.

Sekadar informasi, hasil perhitungan Pemilu di Yunani telah mencapai penghitungan suara 80 persen. Partai Demokrasi memiliki 30,1 persen suara ke sayap kiri radikal, SYRIZA sebesar 26,6 persen, sementara PASOK memiliki 12,5 persen.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini