Bantu Pemda Kalbar, Pertamina bagi 2.000 stiker

Dina Dhani (Okezone), Jurnalis · Selasa 19 Juni 2012 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 06 19 452 649796 sdNlh4FgIn.jpg Ilustrasi

Sindonews.com - Pemerintah dan PT Pertamina (persero) Kalimantan Barat mengaku siap melaksanakan anjuran pemerintah pusat untuk mengganti BBM nonsubsidi pada mobil dinas. Demi menyukseskan langkah ini, Pertamina menyiapkan 2.000 stiker untuk pembagian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan dinas non subsidi.

"Nanti akan ada semacam stiker yang akan ditempelkan pada kendaraan dinas milik pemerintah yang akan diutamakan terkait penggunaan BBM non subsidi," ungkap General Manager Pemasaran VI Balikpapan Gigih WH, Senin (18/6/2012).

Menurut Gigih, pembagian stiker tersebut terkait dengan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dengan Pertamina. "Kami sudah menandatangani perjanjian kerja sama dalam rangka menyiapkan bahan bakar non subsidi," jelasnya.

Perjanjian kerja sama ini, tambah dia, ditindak lanjuti dengan mempersiapkan hal-hal yang berkaitan sesuai dengan arahan Presiden RI. "Kami dari Pertamina dalam hal ini hanya menyediakan bahan bakar saja," katanya.

Nantinya, Gigih melanjutkan, bahan bakar non subsidi tersebut akan digunakan oleh kendaraan dinas dalam waktu dekat.

Sementara itu Gubernur Kalbar Cornelis menambahkan, perjanjian kerja sama yang dilakukan tersebut dalam rangka penghematan bahan bakar bersubsidi. "Nah, nanti mobil-mobil milik pemerintah akan menggunakan BBM nonsubsidi jenis pertamax dengan menggunakan tanda pengenal berupa stiker," tegas Cornelis.

Cornelis menjelaskan, Pemda Kalbar masih akan mempersiapkan anggaran perubahan BBM ini. "Ya kesiapannya kita akan anggarkan dalam anggaran perubahan, paling tidak Juli sudah diajukan," jelasnya.

Demi menyukseskan agenda ini, Pemda Kalbar pun sudah meminta kepada Pertamina untuk penyediaan pertamax di seluruh kabupaten/kota.

"Sehingga ketika ada perjalanan dinas ke luar daerah, kendaraan dinas dapat membeli BBM pertamax di lokasi yang dahulunya belum tersedia pertamax seperti Kapuas Hulu, Ketapang, Sambas, Sekadau bahkan Sintang," pungkas Cornelis. (bro)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini