Share

KPK cegah pengusaha Siti Hartati

Ronald Steven , Sindonews · Selasa 03 Juli 2012 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 03 436 658312 G35OPrKGG7.jpg dok.Okezone

Sindonews.com - Pengusaha wanita Indonesia Siti Hartati Cakra Murdaya mendapatkan surat pencegahan pergi ke luar negeri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pencegahan itu terpaksa dilakukan lantaran KPK sewaktu-waktu akan meminta keterangan terkait kasus korupsi.

Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jendral Imigrasi Djonny Muhammad mengatakan, pihaknya memang sudah mengeluarkan surat pencegahan untuk Siti Hartati.

“Kami telah menerima surat prmintaan pencegahan atas nama Hartati Murdaya dari KPK,“ jelas Djonny saat dihubungi wartawan, Selasa, (3/7/2012).

Sementara itu Juru bicara KPK Johan Budi ketika dikonfirmasi membenarkan soal adanya pencegahan itu. Tidak hanya Siti Hartati, pihaknya juga mencegah empat orang lainnya yakni Bupati Buol Amran Batalipu dan tiga staff PT Hardaya Inti Plantation Benhard, Seri Sirithorn dan Arim.

“Pengajuan surat pencegahan sudah sejak 28 Juni 2012 dan akan berlaku enam bulan kedepan,“ jelas Johan.

Kelima orang itu dicegah kata Johan untuk memudahkan KPK jika sewaktu- waktu lima orang itu akan diperiksa KPK.

Sekedar untuk diketahui, Siti Hartati sendiri dicegah karena terkait kasus suap pengurusan pemilikan HGU Perebunan di Kabupaten Buol. Karena sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Buol, Sulawesi Tengah.

Seorang pengusaha sekaligus manajer di perusahaan kelapa sawit yakni Hardaya Inti Plantation bernama Anshori ditangkap bersama tiga orang lainnya.

Ketiganya merupakan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap. 1 orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni inisial GS dan 2 orang lainnya D dan S akhirnya dilepas setelah diperiksa secara intensif pada pekan lalu.

KPK juga telah menetapkan tersangka kepada Bupati Buol yakni Amran Batipulu. Namun hingga saat ini orang nomor 1 di Kabupaten Buol itu belum juga ditahan KPK.(lin)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini