RI butuh pelaut handal & profesional

Maikel Jefriando, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2012 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 03 450 657893 zUCl2DLQhB.jpg ilustrasi Foto: Wordpress

Sindonews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengakui, Indonesia masih membutuhkan para pelaut perikanan yang handal dan profesional. Padahal menurutnya, mereka yang menggerakkan motor perekonomian bangsa khusus untuk industri kelautan dan perikanan.

"Kita butuh awak kapal yang berkeahlian, berkemampuan dan terampil, jadi semua aman," ujar Cicip dalam acara Peringatan Hari Pelaut se-dunia di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Dia menuturkan, lembaga pendidikan di sektor kelautan dan perikanan mampu mencetak sekitar 2.000 peserta didik di bidang keahlian budidaya, pengolahan, pengelolaan sumber daya, permesinan, alat penangkap ikan, pelaut dan teknik perkapalan.

"Harapannya mereka dapat bekerja sesuai dengan bidang keilmuan yang didapat, jadi ada konstribusi dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan dengan optimal dan berkelanjutan," jelasnya.

Saat ini, Cicip menambahkan, sumbangan sektor kelautan dan perikanan hanya 3,5 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Sedangkan untuk pertumbuhan PDB, sektor ini berkontribusi sebesar tujuh persen.

Dalam peningkatan kualitas SDM, Kementerian KKP akan menyelenggarakan pendidikan khusus di delapan Sekolah Usaha Perikanan Menengah pada berbagai kota tersebar di Indonesia. Di antaranya, adalah di Ladong (Aceh), Pariaman (Sumbar), Kota Agung (Lampung), Tegal (Jateng), Pontianak (Kalbar), Bone (Sulsel), Ambon (Maluku) dan Sorong (Papua).

"Kemudian ada tiga Akademi Perikanan seperti Sidoarjo (Jatim), Sorong, Bitung dan jakarta," pungkasnya.

(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini