Antisipasi Lebaran, impor daging sapi dipercepat

Maikel Jefriando, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2012 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 03 450 658131 eqoyCSDNl6.jpg Ilustrasi

Sindonews.com - Kementerian Perdagangan memastikan impor daging sapi akan dipercepat pada semester kedua tahun 2012. Hal tersebut dilakukan mengingat melonjaknya kebutuhan daging saat bulan Ramadan dan Lebaran. Jika dilihat berdasarkan neracanya, maka diproyeksikan pasokan daging yang ada akan sulit memenuhi kebutuhan daging di masyarakat. 

"Importasi untuk daging semester kedua 2012 akan dimajukan untuk bulan Ramadan dan Lebaran. Akan dilihat setelah Lebaran, nanti kita akan tambah," ujar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Menyiasati kondisi tersebut, nantinya juga akan bekerjasama dengan beberapa instansi terkait, khususnya Kementerian Pertanian.

Sebelumnya, hal yang berbeda dituturkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Deddy Saleh. Dia menyatakan saat ini tidak ada alasan untuk melakukan penambahan impor daging sapi. Menurut data yang diperoleh Kementerian Pertanian, stok sapi masih cukup untuk memenuhi permintaan konsumen hingga Lebaran.

Apabila kurang, Deddy menyatakan pemerintah akan berusaha mencari alternatif sumber lain tanpa menaikkan kuota impor daging sapi. Pasalnya saat ini pihaknya bersama dengan Kementerian Pertanian terus mendorong agar program swasembada daging sapi bisa segera dilakukan tahun 2014. Bahkan kalau mungkin program tersebut bisa dipercepat.

Selain itu, saat ini Kementerian Pertanian juga sedang berusaha memperbaiki rumah pemotongan hewan yang bermasalah. Sehingga kedepan semua pihak tak perlu terpancing untuk meminta penambahan impor daging. Pasalnya, hal itu berarti meningkatkan ketergantungan Indonesia pada impor. (bro)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini