Kulon Progo siapkan kota Satelit

Sodik (Koran Sindo), Jurnalis · Rabu 04 Juli 2012 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 04 450 658710 eI6OmyVsdj.jpg ilustrasi Foto: Wordpress
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menyiapkan tiga kecamatan sebagai kota satelit. Kota satelit disiapkan untuk merespon kebutuhan hunian terkait adanya megaproyek yang akan dibangun di daerah ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Budi Wibowo mengatakan, kota satelit akan dibangun mulai Kecamatan Wates, Panjatan serta Lendah. Di tiga lokasi yang masih jarang penduduk akan dibangun hunian mulai rumah sangat sederhana (RSS) hingga real estate.

"Karena megaproyek dibangun di Kulon Progo maka kita harus menyiapkan hunian untuk sekian banyak warga yang akan bekerja di sini nantinya. Kalau tidak mereka akan lari. Jadi jangan sampai bekerja di sini tapi tinggal dan lainnya di daerah lain," kata Budi, Rabu (4/7/2012).

Dia mengatakan, lokasi di tiga kecamatan sangat memungkinkan untuk dijadikan kota satelit. Daerah tandus ini masih jarang dihuni penduduk. Meski begitu dia menjamin tidak akan ada persoalan dengan kebutuhan air untuk proyek kota satelit.

Sebab kebutuhan air akan diambil dari Sungai Progo yang akan dilakukan PDAM. Bahkan pengambilan air ini akan menyuplai kebutuhan seluruh megaproyek. Menurutnya, PDAM akan berupaya mengajukan bantuan anggaran untuk merealisasikan rencana ini.

Berdasarkan kajian, kebutuhan air untuk seluruh megapoyek mencapai 400 liter per detik. Padahal kebutuhan untuk bandara hanya 75 liter perdetik dan kebutuhan untuk JMI hanya untuk memenuhi kebutuhan kantor.

"Memang ada rencana perusahaan dari Korea akan berinvestasi di sini. Tapi kalau bisa dikerjakan sendiri kenapa harus mereka. Lagi pula, jika dikerjakan asing tentu harga air bersih akan melonjak," papar dia.

"Untuk kota satelit, kita sudah bicara dengan Gusti Wiro, suami GKR Pembayun dan akan dilakukan peninjauan. Sudah banyak investor yang tertarik untuk proyek ini. Kami berharap bisa terealisasi agar memberi efek positif bagi Kulon Progo sendiri dan DIY," tambah dia.

Sementara itu, PT PLN (Persero) juga melakukan persiapan terkait megaproyek. PLN menyiapkan aliran tenaga listrik sebesar 20 megawatt ke lokasi megaproyek di pesisir selatan Kulon Progo. Penyaluran tenaga listrik tersebut dilakukan secara bertahap.

Menurut Manajer PLN Cabang Wates, Sutikno, persiapan dimulai memperbaharui jaringan dengan menambah feeder dan transmisi serta pemancangan tiang-tiang baru dan penggantian kabel. Travo juga diperbaharui dengan kekuatan yang lebih besar.

"Mesin pembangkit akan dipersiapkan oleh PLN Divisi Jawa Tengah. Kami menyiapkan segala instrastrukturnya. Penyaluran tenaga listrik ke lokasi megraproyek akan dilakukan secara bertahap sejak tahun ini hingga 2013 mendatang," kata dia.



(and)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini