Lebaran, penumpang udara diprediksi naik 92,8%

Arif Budianto (Koran Sindo), Jurnalis · Rabu 04 Juli 2012 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 04 452 658914 c2xAHmJSst.jpg Ilustrasi

 
Sindonews.com - Penumpang angkutan udara pada angkutan Lebaran 2012 mendatang diperkirakan tumbuh 92,8 persen dari tahun 2011 lalu. Peningkatan tersebut disebabkan ketersediaan maskapai di tiga Bandara di Jawa Barat.
 
Kepala Dinas Perhubungan provinsi Jawa Barat, Dicky Sahromi memperkirakan, jumlah penumpang angkutan udara saat Lebaran 2012 mencapai 49.776 orang. Tumbuh sekitar 92,8 persen dari jumlah penumpang udara di 2011 sebanyak 25.812 orang.

Menurut dia, pertumbuhan penumpang udara sangat mendominasi ketimbang pertumbuhan penumpang angkutan jalan, kereta api, dan angkutan laut.
 
“Peningkatan ini tidak lepas dari pembukaan sejumlah rute domestik dan internasional dari Bandara Husein Sastranegara Bandung,” jelas Dicky di Bandung, Rabu (4/7/2012).

Menurut dia, untuk angkutan Lebaran kali ini, ada sekitar 25 pesawat dengan kapasitas 2.703 tempat duduk (seat). Selain Bandara Husein Sastranegara, pada angkutan lebaran tahun ini disiapkan pula Bandara Penggung di Cirebon dan Bandara Nusawiru di Pangandaran Ciamis.
 
Namun demikian, jumlah penumpang terbanyak berasal dari Bandara Husein Sastranegara. Peningkatan jumlah penumpang ini sayangnya belum diimbangi dengan fasilitas yang ada yang diakui oleh Dicky masih menjadi kendala.

Peningkatan penumpang angkutan udara, juga diikuti peningkatan penumpang angkutan air, sungai, danau, dan penyebrangan (ASDP). Pada angkutan ini, penumpang diperkirakan tumbuh sekitar 4,9 persen. Yaitu menjadi 33.317 penumpang di 2012 dari 31.730 penumpang pada 2011 lalu. Sedangkan angkutan jalan diperkirakan tumbuh tipis, yaitu 0,9 persen dari 1,29 juta di 2011 menjadi 1,3 juta di 2012.
 
“Untuk angkutan jalan, kami telah menyiapkan sekitar 6.605 bus dengan kapasitas 283.609 tempat duduk,” kata dia. Menurutnya, ketersediaan armada pada tahun 2012, tidak jauh beda dengan tahun lalu.

Kendati sejumlah angkutan diprediksi mengalami peningkatan penumpang, lain halnya dengan angkutan kereta api (KA). Diakui Dicky, penumpang KA diprediksi turun 20 persen dari periode sebelumnya. Di mana, pencapaian penumpang saat Lebaran 2011 lalu mencapai 221.037 penumpang. Penurunan penumpang KA, disebabkan pembatasan kapasitas tempat duduk hanya 100 persen. “Arus mudik diperkirakan mulai terjadi pada 12 Agustus mendatang,” katanya.

Pihaknya telah menyiapkan sebanyak 17 jalur alternatif sebagai antisipasi kemacetan mudik. Jalur-jalur tersebut tersebar di Jalur Utara, Tengah dan Selatan.
 
Disinggung kesiapan insfrastruktur. Minimnya rambu lalu lintas dibeberapa titik diperkirakan akan mengganggu arus mudik tahun ini. Dia menjelaskan kurangnya rambu petunjuk lalu lintas menjadi masalah klasik yang terjadi pada moment Lebaran.

Untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya melakukan kerjasama dengan kepolisian dengan melakukan penempatan petugas lapangan. (bro)



(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini