Image

Cara Sederhana Merawat dan Mengawetkan Bambu

Eva Rosmala, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2012, 17:12 WIB
https img k okeinfo net content 2012 07 11 472 661981 cVRlC9mIoM jpg Penggunaan material bambu (foto: trendir)

JAKARTA - Meski bambu telah mendunia dan punya keunggulan tersendiri, namun tidak semua orang mau menggunakannya sebagai material bangunan. Perawatannya pun belum dipahami secara benar oleh banyak orang. Padahal bambu sendiri sangat rentan terhadap organisme perusak, seperti jamur, rayap hingga bubuk kumbang.

Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman (Puskim) Bandung, Purwito mengatakan, selain rentan terhadap jamur dan serangga, bambu juga sangat rentan air dan api, sehingga perlu treatment tersendiri dalam perawatan dan pengawetannya.

"Perawatan yang tradisional biasa menggunakan ampas kelapa, oli bekas, dan minyak jelantah, karena bersifat waterproof dan membuat material kayu atau bambu semakin mengkilap," katanya saa menjadi pembicara dalam rangkaian workshop bambu "Rekonstruksi Tapak Bumi Village" yang digelar oleh IAI Banten, di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (11/7/2012).

Di samping itu, menurutnya, ketahanan bambu tak hanya dari segi perawatan, sangat berkaitan juga dengan pengawetan. "Nenek moyang kita dulu melakukan pengawetan dengan merendam berbulan-bulan pada kolam. Namun, itu cenderung merusak tekstur dan warna. Saat ini ada bahan borax dan asam borix sebagai bahan pengawet bambu. Sehingga, kini Anda tak perlu segan menggunakan material bambu pada kontruksi rumah," papar Purwito.

(NJB)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini