nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Swasembada Kedelai, RI Harus Gunakan Bibit Transgenetik

Misbahol Munir, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2012 10:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 07 27 320 669279 C5UVAUSxsk.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Swasembada kedelai masih belum dapat dilakukan lantaran lahan yang belum tersedia. Selain itu, harga jual kedelai yang rendah, membuat para petani beralih dari menanam kedelai pada jagung.

Di sisi lain, para petani Indonesia tidak mampu menghasilkan kedelai murah lantaran bibit yang digunakan berbeda dengan para petani kedelai di Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu, Menteri Pertanian Suswono mengatakan bibit kedelai transgenetik diperlukan agar dapat mencapai swasembada pangan.

"Mau tidak mau itu teknologi yang harus kita adopsi, dan Indonesia memungkinkan untuk mengembangkan bibit transgenik," ungkap dia di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/7/2012) malam.

Menurut dia, salah satu kendala swasembada adalah masalah lahan. Namun, masalah ini sudah dibicarakan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Akan tetapi, lahan sendiri tidak cukup jika ingin bersaing dengan produk impor lainnya. "Transgenik ini mau tidak mau kita harus lakukan, karena kita ingin mengimbangi produk-produk dari luar negeri," tegas dia.

Meski demikian, pengembangan produk impor transgenik bukanlah tanpa masalah. Menurut dia, ketika pemerintah hendak mengembangkan produk transgenik masih banyak pertentangan. "Masih banyak kalangan ilmuwan sendiri terajdi perdebatan," tukas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini