Dahlan Akui Dirut INTI Mundur karena Masalah Gaji

Iwan Supriyatna, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2012 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 31 320 671043 nZcmWQyHx9.jpg Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Runi Sari/Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan membenarkan pengunduran diri Direktur Utama PT INTI (Persero) Irfan Setiaputra karena masalah finansial.

"Memang kan ada orang yang merasa jika di luar saya pasti dapat yang lebih besar. Dia merasa sudah cukup mengabdi di PT Inti selama 3,5 tahun," ungkap Dahlan di Kantor PT Telkom, Jakarta, Selasa (31/7/2012).

Dirinya pun menganggap wajar permasalahan tersebut. Karena setiap manusia, menurutnya, pasti akan dihadapkan dengan masalah ini. ""Saya menganggap itu manusiawi dan wajar," tutur Dahlan.

Dahlan pun mencontohkan dirinya dan merasakan hal yang sama dengan Irfan. Kala itu, untuk segera memperbaiki ekonomi keluarganya, dirinya hanya menjadi Direktur PLN dia hanya mau menjabat selama tiga tahun.

"Untuk segera memperbaiki ekonomi keluarga, saya saja waktu menjadi direktur PLN hanya mau tiga tahun, dan enggak mau lima tahun. Kira-kira seperti itu," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Dirut PT INTI diketahui mengundurkan diri karena faktor finansial, dan juga karena gaji yang terlalu kecil. Irfan pun sempat menyebutkan, selama ini pekerja swasta diasumsikan mempunyai gaji dan pendapatan lebih besar dari pegawai BUMN dan PNS. Namun kenyataannya tidak demikian, Irfan mencontohkan BUMN yang besar seperti Pertamina sudah settle, namun itu tidak berlaku di setiap BUMN.

Semenjak diangkat menjadi Dirut INTI Irfan meminta dua permintaan. Pertama kalau klasifikasi keuangannya sudah mantap dan kedua kalau tekanan politik sudah tidak berlebihan.

"Pengunduran ini alasan pribadi, saya juga sudah minta izin pada pak Dahlan (Menteri BUMN) kalau saya cari finansial," tukas Irfan.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini