Mobil Listrik Paling Hanya Isi "Bensin" Rp50 Ribu

Pebrianto Eko Wicaksono, Jurnalis · Minggu 05 Agustus 2012 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 05 19 673390 HifL9S7dhv.jpg Mobil listrik. (Foto: Pebrianto Eko Wicaksono/Okezone)

JAKARTA - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menilai pengunaan kendaraan listrik akan jauh lebih hemat dibanding menggunakan kendaraan yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dahlan bahkan mempromosikan, penggunaan mobil listrik sangatlah murah, sehingga pengeluaran untuk bahan bakar mobil listrik hanya berkisar pada puluhan ribu setiap bulannya.

"Agak mahal itu ukurannya apa? Kalau BBM hanya 15 persen. Apakah Anda mengatakan BBM tidak mahal? Mahal mana BBM sama listrik? Jauh BBM. Kalau pengguna mobil habis Rp300 ribu dalam satu bulan untuk beli BBM, maka untuk listrik paling Rp50 ribu," tambah Dahlan, saat menghadiri Khataman Al-Quran 1.000 kali dalam Sehari, di kantor PLN Gambir, Jakarta, Minggu (5/8/2012).

Selain itu, Dahlan menjelaskan untuk pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) lebih mudah dan murah dibandingkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Membangun SPBU BBM itu membutuhkan biaya paling tidak sekira Rp3 miliar, waktunya paling tidak dua tahun. Membangun ini (SPLU), paling tidak seminggu bisa selesai," tutup Dahlan.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini