nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menggiurkannya Bisnis Digital Printing di Yogyakarta

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 25 September 2012 10:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 09 25 455 694670 5PtUvabtxC.jpg Ilustrasi. (Foto: Corbis)

YOGYAKARTA - Prospek usaha digital printing di Kota Yogyakarta, masih terbuka lebar. Produk dari digital printing, banyak diperlukan dalam berbagai kegiatan di masyarakat maupun dunia usaha.

"Pasar Yogyakarta cukup bagus, dengan banyak varian produk yang bisa ditawarkan ke pasar," jelas Branch Manager Print-Mate, Solo Sutiyo.

Menurutnya, digital printing kini tidak hanya sebatas untuk produk outdoor seperti baliho. Namun juga berbagai bentuk, mulai dari stiker, sablon kaos hingga pernak-pernik yang lain masih banyak yang bisa dihasilkan. Produk-produk seperti ini telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Mulai dari sekedar promosi, souvenir, hingga untuk kebutuhan usaha.

"Masalah di Yogyakarta ada perang tarif, ini yang harus dijaga," ujarnya.

Event and Public Relations PT Mimaki Indonesia, Dody Sanjaya, mengatakan PT Mimaki baru berdiri sejak April 2012 lalu. Namun selama ini sudah banyak berkiprah dalam urusan penjualan peralatan, support dealer ataupun tehnical support.

Pemegang merek asal Jepang ini mengatakan pasar di Indonesia cukup terbuka, termasuk di Yogyakarta. Pertumbuhan usaha digital printing sangat cepat dan hampir ada di setiap kota.  Bahkan di Yogyakarta, kini banyak bertebaran hingga pinggiran kota.

"Produk digital ini sudah menggeser konsep lama seperti spanduk kain," tuturnya.

PT Mimaki, setidaknya memiliki empat alat untuk memproduksi digital printing. Salah satunya adalah sign graffic, untuk mencetak baliho, X Banner dengan ukuran yang cukup besar. Lebar maksimal 3,2 meter dengan panjang tak terhingga. Alat lain yang dimiliki adalah acrilic grafir, untuk mencetak gantungan kunci, mug, cover handphone hingga produk lain berbahan acrilis.

"Kita juga miliki Textile Apparel yang cocok untuk industri garmen, karena desain lebih bebas dengan warna komplit termasuk gradasi," katanya.

Menurutnya, harga setiap produk yang ditawarkan ini pun cukup murah, sekira Rp300 juta. Investasi ini akan cepat kembali, dengan peluang pasar yang terbuka lebar.

(ade)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini