Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Voksel Electric Tingkatkan Kapasitas Produksi Sampai 17%

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Senin, 17 Desember 2012 |14:48 WIB
Voksel Electric Tingkatkan Kapasitas Produksi Sampai 17%
Ilustrasi. (Foto: Feri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sebesar 27.500 ton per tahun atau meningkat sekira 17 persen. Sedangkan kapasitas tembaga diproyeksikan tahun depan menjadi 9.000 ton dari sebelumnya 6.500 atau naik 38,5 persen dari tahun ini.

Menurut Presiden Direktur Voksel Electric Heru Gondokusumo sementara untuk fiber optik, perseroan meningkatkan kapasitas menjadi 1,44 juta fiberkor km dari kebutuhan tahun ini 1,2 juta fiberkor km mengingat besarnya kebutuhan kabel data di tahun depan.

"Kami meningkatkan kapasitas untuk fiber optik karena kami melihat besarnya permintaan serta kebutuhan pasar akan kabel data ditahun depan, target kami 1,44 juta dibandingkan sebelumnya 1,2 juta," katanya, usai paparan publik, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (17/12/2012).

Saat ini perseroan telah menjadi vendor untuk penggantian dari kabel tembaga ke kabel optik kepada PT Inti dan PT LEN. Selain itu, kebutuhan fiber optik dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pun akan meningkat karena adanya penyambungan GPS yang menggunakan kabel optik.

"Kami telah menggantikan PT Inti dan PT Len sebagai vendor, selain itu kebutuhan fiber optik Telkom juga meningkat," jelasnya.

Lebih lanjut menurut Heru, perseroan memiliki strategi untuk meningkatkan produksi yaitu melakukan efisiensi di semua bidang, meningkatkan penjualan kabel untuk proyek swasta dan pemerintah.

"Selain itu kami juga menjaga likuiditas dengan mempercepat siklus perputaran piutang dagang dan melakukan lindung nilai terhadap komoditas dan mata uang asing," ungkap Heru.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement