Rothschild Desak Samin Tan Mundur dari Bumi Plc

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2012 14:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2012 12 28 278 738364 WSkWLNasul.jpg Nat Rothschild. (Foto: Guardian)

LONDON - Nat Rothschild mempertanyakan peran Samin Tan sebagai chairman di Bumi Plc. Pasalnya, Rothschild menilai Samin Tan tidak mengambil langkah apapun untuk menyelamatkan perusahaan asal London tersebut.

Rothschild menyoroti keengganan Samin Tan untuk menginvestigasi aset yang hilang senilai USD110 juta. Rothschild sendiri telah menulis surat kepada Samin Tan yang mendesaknya untuk mengambil sikap.

"Saya berharap kepada Anda sebagai chairman, Anda dapat menunjukan kepemimpinan Anda pada kasus ini," jelas Rothschild, seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (28/12/2012).

Samin Tan juga merupakan presiden direktur dari BRMS. BRMS adalah anak usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang 29 persen sahamnya dimiliki Bumi Plc.

Dari aksi penjualan sahamnya, BRMS meraup sekira USD230 juta pada akhir 2010. Dari dana itu, sekira USD110 juta digunakan untuk jaminan kepada Overseas Bank yang dikenal sebagai Blue Quartz.

Serta ada dugaan Blue Quartz ini masih terkait dengan keluarga Bakrie, pemilik 23,8 persen saham Bumi Plc dan 49 persen saham dari perusaaan patungan dengan Borneo Lumbung yang dimiliki Samin Tan. Alhasil, Bakrie menguasai 29,9 persen saham Bumi Plc.

Penggunaan dana mengambang BRMS tersebut adalah salah satu penyimpangan keuangan yang diinvestigasi oleh firma hukum Macfarlanes.

Rothschild mengklaim Samin Tan sudah mengetahui hal tersebut sebelum mengambil alih saham Bumi Plc senilai USD1 miliar dari Bakrie. Samin Tan sendiri menjabat sebagai chairman sejak Maret 2012.

"Yang menjadi perhatian adalah pinjaman Quartz Biru belum dilunasi, bahkan tidak ada komitmen untuk melunasi utang tersebut sampai 10 Oktober," tanya Rothschild kepada Samin Tan pada September lalu.

"Saya menggambarkan Anda sekarang sebagai Direktur Utama BRMS, chairman Bumi plc dan sebagai bagian dari perjanjian dengan Bakrie yang akan meprioritaskan kepentingan pemegang saham dan menunjukan langkah untuk memulihkan perseroan," lanjut dia.

"Ini adalah situasi yang menggelikan, di mana chairman perusahaan terbuka di Inggris memilih untuk mengamankan dana investor yang meminjam sampai USD110 juta hanya untuk pemegang saham tersebut. Hal ini membuktikan direksi independen Bumi Plc harus mencopot jabatan Samin Tan sebagai chairman," jelas dia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini