Total E&P Indonesie Resmikan South Mahakam USD830 Juta

Amir Sarifudin , Jurnalis · Kamis 17 Januari 2013 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 17 19 747826 iN6fpzk552.jpg Peresmian South Mahakam (Foto: Amir Sarifudin)

Kutai Kartanegara - Total E&P Indonesie meresmikan lapangan minyak dan gas di South Mahakam. Peresmian dilakukan bersama antara Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Rudi Rubiandini, dan Presdir Total E&P Elisabeth Proust.

Lapangan South Mahakam ini dimulai sejak Agustus 2010 silam untuk engeneering procurement suplly contract 1. Selanjutnya, pembuatan dan pemasangan pipa akan dilakukan pada awal 2011 sampai Maret 2012.

"Sejak 25 Oktober, lapangan South Mahakam phase 1 berproduksi dan ini lebih cepat dua bulan dari jadwal yang ditetapkan. Capaian fantasis pada kondisi saat ini," ungkap Presdir Total E&P Indonesie Elisabeth Proust, di Senipah, Kamis (17/1/2013).

Proust menyebut, untuk kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan South Mahakam, pihaknya menginvestasikan dana USD830 juta.

"Pengembangan bersama Inpex. Kami investor minyak dan gas juga di 2013 telah menyiapkan Rp25 triliun, di antarnya Rp16 triliun untuk 106 sumur," tambahnya.

Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini menambahkan, peresmian South Mahakam akan menjadi titik balik karena menurunnya produksi migas Indonesia.

"Ini akan menjadi titik balik kebangkitan produksi migas kita. Lakukan terus model-model pengeboran minyak seperti ini karena ini merupakan rencana jangka pendek yang hanya ada di Total bukan di tempat lain. Jadi tolong jangan diganggu," jelasnya.

Rudi mengatakan, apa yang sudah dilakukan Total harus terus dilakukan karena memberi manfaat bagi nasional maupun daerah. Pemasukan dari produksi minyak dan gas, kata Rudi, berkontribusi bagi 35 persen di APBN.

"Pemasukan migas itu 62 persen masuk kas negara tanpa menggunakan modal. Sedangkan pendapatan yang diperoleh kontaraktor hanya 10-11 persen," ujarnya.

Sebagai informasi, proyek South Mahakam merupakan tahap pengembangan dari tiga lapangan gas dan kondensat yakni Stupa, Mandu dan Jumelai dan 2 lapangan penghasil gas (Jempung dan Mentulang). Lapangan ini berlokasi di 35 km tenggara kota Balikpapan dan 58 km selatan lapangan Peciko di perairan dengan kedalaman 40-60 meter.

Lapangan South Mahakam ini akan menghasilkan 69 ribu barel oil ekuivalen per hari (boepd) termasuk 18 ribu barel per hari kondensat pada akhir 2013. Di awal produksi, dari dua sumur gas dianjungan main Stupa tercatat mencapai 100 mmscfd.

Total dana yang disiapkan untuk produki South Mahakam phase 1 dan 2 sejak 2010 lalu hingga sekarang sebesar USD830 juta. Sejumlah fasilitas yang dibangun yakni fasilitas produksi dua platform baru di Main Stupa dan West Stupa (lapangan Stupa) dan satu platform baru di East Mandu (lapangan East Mandu).

Lapangan South Mahakam ini melibatkan 1200 pekerja proyek, memobilisasi 70 kapal dan 19 sumur yang beroperasi dengan potensi pengembangan sampai 34 sumur serta 80 km pipa di sepanjang anjungan menuju Senipah.

(gnm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini