nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bill Gates "Invasi" Saham Perusahaan Mesir

Hendra Kusuma, Jurnalis · Senin 21 Januari 2013 19:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 01 21 213 749663 v3Eg5zYKMn.jpg Bill Gates. (Foto: Forbes)

WASHINGTON - Salah satu orang terkaya di Amerika Serikat (AS), Bill Gates, mengakuisisi saham sebuah perusahaan konstruksi dan pupuk di Mesir, OCI NV. Perusahaan tersebut adalah salah satu perusahaan yang terintegrasi secara internasional.

Dilansir dari Forbes, Senin (21/1/2013), OCI NV, merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Orascom Construction Industries SAE (OCI). Perusahaan ini dikendalikan oleh miliarder asal Mesir, yakni Nassef Sawiris.

OCI mengumumkan pada Jumat pekan lalu, telah menaikkan nilai investasinya sebesar USD2 miliar sebagai komitmen secara internasional. Angka tersebut, termasuk USD1 miliar digelontorkan untuk tiga grup perusahaan asal AS, yakni Cascade Investment LLC, sebuah perusahaan investasi swasta yang dimiliki Bill Gates. Kemudian dua perusahaan lainnya adalah Southeastern Asset Management dan Davis Selected Advisers.

Kesepakatan pertukaran saham tersebut juga mencakup penawaran tender, di mana pemegang saham GDR OCI akan memiliki pilihan untuk bertukar saham dengan jumlah yang sama, atau menjual sahamnya di OCI NV. Saham tersebut dihargai mulai dari 280 pound mesir (USD43) per saham, sesuai dengan peraturan di Mesir.

Sekadar informasi, Orascom Construction Industries, SAE adalah perusahaan terbesar di Mesir dan memiliki nilai kapitalisasi pasar sekira USD9 miliar.

 

Adapun transaksi ini merupakan pertama kalinya Bill Gates Cascade Investment berinvestasi dalam jumlah yang cukup besar di perusahaan Afrika tersebut. Analis memperkirakan, kesepakatan tersebut untuk meningkatkan kepercayaan investor asing dalam indeks patokan utama Mesir.

Transaksi ini pun merupakan bukti bahwa asing tertarik berinvestasi di Mesir dan menjadi pertanda baik bagi perekonomian Mesir karena mempunyai nilai investasi lebih dari USD1 miliar yang dilakukan oleh investor AS.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini